MUI Jombang Gafatar sesat

jombang
MUI jombang gafatar sesat
matakamera,Jombang - Majelis ulama indonesia Kabupaten Jombang menyatakan ormas Gerakan Fajar Nusantara alias Gafatar sesat karena menyimpang dari kaidah agama. Tak hanya itu, pasca menghilangnya satu keluarga yang bergabung sebagai angota Gafatar, MUI mensinyalir bahwa para penganut ormas yang didirikan oleh Musadek hampir tersebar merata di Jombang.

MUI meminta agar pemerintah daerah setempat waspada akan kegiatan berkdeok sosial yang tidak jelas, lantaran sebagain besar kegiatan ormas Gafatar tersebut identik dengan social.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh ketua Majelis Ulama Kabupaten Jombang Kiai Haji Cholil Dahlan, meneruskan dari MUI pusat terkait Gerakan Fajar Nusantara. Dianggap sesat lantaran, ormas tersebut menyimpang dari kaidah agama. Diantaranya, shalat lima waktu tidak wajib dan dilakukan secara suka suka. Selain itu puasa, zakat dan haji tidak termasuk dalam rukun islam.

Pasca menghilangnya satu keluarga asal Desa Ngumpul Kecamatan Jogoroto Jombang MUI mensinyalir bahwa persebaran penganut Gafatar tersebut hampir merata di wilayah Jombang, mulai dari pusat kota hingga daerah pinggiran.

Ormas Gafatar tersebut merupakan bentukan Musadek yang mengaku nabi dan mengadopsi ideologi negara islam dari Karto Suwiryo yang pernah membentuk DI/TII. Untuk itu, MUI berharap agar pemerintah mewaspadai gerakan tersebut termasuk kegiatan berkedok sosial yang tidak jelas.

“Gafatar itu gerakan fajar yang pada intinya ingin mendirikan negara islam yang terdeteksi mui pusat dan dinyatakan sesat. Belum terfokus di titik mana, tapi di daerah sekitar kota itu ada di utara brantas juga dan dindikasikan merata.MUI pusat menyatakan sesat karena kelanjutan misi ritual dari Musadek untuk itu pemerintah harus waspada terhadap kegiatan sosial yang tidak jelas,”terang Kyai Cholil.

Di jombang bahkan ditemukan sebuah tabloid buatan Gafatar yang berisikan berbagai kegiatan sosial dengan menggandeng masyarakat hingga pemerintah. Tabloid tersebut tersebar sejak tahun 2014 lalu dan kini menjadi perbincangan warga. (as)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname