Polisi Periksa WNA Teknisi Tol Nganjuk


matakamera, Nganjuk – Jumat pagi 29 Januari 2016 sekitar pukul 10.00, tim Polsekta Nganjuk, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua titik lokasi hunian, yang menurut informasi menjadi tempat tinggal sementar 15 orang warga negara asing (WNA). Mereka adalah para teknisi dari luar negeri yang didatangkan untuk keperluan proyek pembangunan tol Tran Jawa di Nganjuk.
jalan dermojoyo
polisi periksa wna di jalan dermojoyo
Salah satu tim Polsekta Nganjuk yang melakukan sidak, Aiptu April mengatakan, pihaknya mendatangi dua titik lokasi sekaligus, yang menurut informasi dihuni oleh 15 orang WNA. Masing-masing di Jalan Dermojoyo, Kelurahan Payaman, Kecamatan Nganjuk dan Jalan Ahmad Yani. Saat didatangi, di dalam rumah tampak sedang ada aktivitas di dalam kantor, yang dilakukan oleh orang-orang asing tersebut. “Sepertinya dari Cina dan Korea, masih akan kami dalami lagi,” ujar Aiptu April yang sempat bertemu dengan para WNA ini. Rencananya pada Senin 1 Februari 2016 nanti, 15 WNA ini diminta untuk menyerahkan fotokopi paspor kedatangan mereka ke Indonesia. Yakni, untuk mencocokkan apakah tujuan mereka benar untuk bekerja di proyek tol, atau ada keperluan lain yang belum diketahui. “Ini antisipasi awal, agar tidak ada permasalahan di kemudian hari,” ujar April
Sebelumnya diberitakan, pembangunan tol di Nganjuk memang terus dikebut oleh pemerintahan Joko Widodo. Terakhir Selasa siang, 28 Januari 2016, rombongan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI Basuki Hadi Muljono, melakukan kunjungan singkat dan mendadak, di proyek pembangunan Tol Soker (Solo-Kertosono), tepatnya di Desa Lestari, Kecamatan Patianrowo. Dengan menempuh perjalanan darat, iring-iringan rombongan langsung menuju kompleks proyek utama jalur tol super panjang yang rencananya akan menghubungkan Surabaya sampai Solo itu.
Dalam kunjungan ini, rombongan didampingi pejabat dan aparat Kabupaten Nganjuk mendengarkan paparan dari pelaksana proyek jalan tol, antara lain, proyek jalan tol nantinya akan dibuka serta dapat dilewati dari Solo hingga Ngawi, Jawa Timur pada saat Lebaran Idul Ftri 2016. Kemudian, pada 2017 dan 2018 akan dapat diselesaikan secara keseluruhan sampai Kertosono-Mojokerto. Kunjungan berlangsung singkat sekitar 30 menit, setelah sebelumnya sang menteri melakukan pengecekan yang sama sejak dari Solo, Ngawi, lalu berlanjut ke Jombang dan Mojokerto.
Dalam rilis Kementerian PUPR 28 Januari 2016, disebutkan bahwa megaproyek Tol Trans Jawa di sisi Saradan-Kertosono sepanjang 37, 39 kilometer dijadwalkan rampung pada Juli 2018 mendatang (ab)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname