Di Depan Ribuan Warga, Sareh Wiyono Sebarkan Pesan dan Teladan Sosok ‘Bima’

nganjuk
Anggota DPR-RI Dapil VIII Jatim, Sareh Wiyono, menunjukkan sosok tokoh pewayangan Bima, dalam pergelaran wayang kulit 'Banjaran Bima', yang dibawakan dalang Ki Anom Dwijokangko, Ahad 5 Ferbuari 2017 (matakamera/foto:JW)
Senin, 6 Februari 2017

matakamera, Nganjuk – Ada yang istimewa dari peringatan HUT ke-9 Partai Gerindra di Kabupaten Nganjuk, pada Ahad 5 Februari 2017 kemarin.  Momentum itu dimanfaatkan anggota Komisi II DPR-RI Sareh Wiyono , dengan mengadakan Pagelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk, di kompleks Rumah Aspirasi Sareh Wiyono, di Jalan Mastrip 7, Kabupaten Nganjuk.

Pagelaran wayang kulit mengambil lakon “Banjaran Bima”, yang dibawakan oleh dalang favorit masyarakat Nganjuk, Ki Anom Dwijokangko. Sareh yang merupakan putera daerah Nganjuk itu sengaja memiliki lakon sosok Bima alias Werkudara, karena Bima adalah putra dari Prabu Pandu dan Dewi Kunti. “Sangat patut diteladani dalam kehidupan sehari hari, karena sifat kewicaksanaannya, ketangguhan ,ketaatan dan kejujurannya,” ujar politisi Senayan dari Dapil VIII Jawa Timur ini.

2 Ribu Orang Lebih Larut dalam Cerita 'Banjaran Bima'

Lebih dari 2 ribu orang, dari berbagai penjuru di Kabupaten Nganjuk membanjiri pergelaran wayang kulit tersebut. Dalam sambutannya, Sareh juga menekankan pesan kepada ribuan masyarakat, bahwa apapun yang terjadi, NKRI adalah harga mati, Indonesia harus jaya dan Partai Gerindra harus menang. Sosok Bima sebagai teladan, disebutnya bpunya pendirian yang teguh dan tangguh, dan tidak bisa tergoyahkan oleh rayuan pihak lain dan lawan.

Suasana kemriahan di bangku penonton, dalam pergelaran wayang kulit HUT ke-9 Partai Gerindra di Rumah Aspirasi Sareh Wiyono (matakamera.net)
Bahkan, Bima  tak segan mempertaruhkan jiwa dan raga demi mempertahankan perjuangan Pandawa. “Untuk menggapai kedamaian, kebahagiiaan kemakmuran dan kemaslahatan hidup,” tutur Sareh.

Menurut Sareh, sosok Bima mempunyai kesamaan dengan tokoh nasional Bapak Letjen (purn) H. Prabowo Subianto, yang juga Ketua Umum Partai Gerindra. Prabowo adalah sosok yang selalu disegani oleh siapapun, bahkan lawan atau musuh dalam menyelamatkan bangsa dan negara dari kenistaan.

Oleh karena itu, lanjut Sareh, bersamaan dengan momentum HUT ke 9 Gerindra, Sareh juga menagajak semua yang hadir mendoakan Bapak Prabowo Subianto. “Semoga Allah SWT melindungi dalam kehidupannya, diberikan umur panjang, diberikan kesehatan,dan mampu memimpin bangsa dan negara ini,” ujar Sareh.

Sareh juga memastikan di hadapan ribuan hadirin, bahwa Partai Gerindra akan kembali mengusung Prabowo Subianto pada Pilpres 2019, yang langsung disambut gemuruh sorak sorai dan tepuk tangan.

Pantauan matakamera.net, selain penampilan utama dari Dalang Ki Anom Dwijokangko, pergerlaran wayang juga dimeriahkan oleh penampilan grup lawak Gendut dari Tanjunganom, hingga penampilan spesial pedangdut kenamaan asli Nganjuk, Vita KDI.(ab/adv)

Editor : Panji Lanang Satriadin




Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname