Lintas Peristiwa Nganjuk : Dua Mayat di Ngetos dan Bagor, Rumah Roboh di Gondang

nganjuk
Kondisi rumah Suparman di Desa Gondang Kulon, Kecamatan Gondang, Nganjuk, yang rata dengan tanah pada Ahad pagi 2 April 2017. Warga dan aparat melakukan kerja bakti untuk merenovasi rumah tersebut (matakamera/foto : ist)
Ahad 2 April 2017 | by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk -   Warga Dusun Kandangrejo, Desa Paron, Kecamatan Bagor digegerkan penemuan mayat laki-laki di saluran irigasi tengah sawah, pada Ahad pagi 2 April 2017 sekitar pukul 07.30 WIB. Identitas mayat kemudian diketahui bernama Winardi, 35 tahun, asal dusun setempat.  Winardi alias Bowo awalnya mencari rumput untuk pakan kambing sejak Sabtu 1 April 2017, dan sampai sehari semalam  tidak pulang.

Saksi mata Tarmidi, 50, petani asal dusun setempat menemukan tubuh Winardi sudah tidak bernyawa, dalam keadaan terngkurap dan terendam air di got irigasi. Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke babinsa dan babinkamtibas desa, kemudian ditangani Polsek Bagor. Kapolsek Bagor AKP Supriyadi menduga, Winardi meninggal karena terjatuh dan punya riwayat epilepsi atau ayan.

Di hari yang sama, sesosok mayat remaja laki-laki juga ditemukan di Sungai Kedung Sumber, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos. Identitasnya diketahui bernama Moh. Koirul Umam, 17 tahun, asal Dusun Ngetos Desa Ngetos.

Menurut hasil penyelidikan Polsek Ngetos, Koirul diduga kuat tewas karena tenggelam. Sebelumnya dia pamit sejak pukul 09.00 WIB untuk memancing di sungai sekitar lokasi. Sampai pukul 15.00 WIB sore, Koirul tak kunjung pulang, sehingga keluarga dan warga setempat melakukan pencarian. Jenazahnya ditemukan di dasar sungai sekitar pukul 15.30 WIB.

nganjuk
Jenazah Winardi, 50, asal Dusun Kandangrejo, Paron, Bagor, saat divisum oleh petugas kepolisian (matakamera/foto:ist)
Sementara itu, pada Ahad 2 April 2017 dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB, sebuah rumah yang dihuni keluarga Suparman, 50 tahun, di Desa Gondang Kulon RT 08/RW 04, Kecamatan Gondang tiba-tiba roboh dan rata dengan tanah. Penyebabnya diduga karena pondasi yang sudah lapuk dan tua, alias sudah tidak layak huni.
Untungnya tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Sekitar pukul 06.00 WIB, warga bersama TNI, polisi dan relawan lain melakukan kerja bakti untuk membersihkan puing-puing sisa bangunan rumah ukuran 5x8 meter tersebut. Menurut keterangan Kapolsek Gondang AKP Gendut Wisoko, pemilik rumah termasuk keluarga tidak mampu, sehingga pihaknya bersama warga juga kerja bakti untuk membangun ulang rumah tersebut.(ab/dbs/2017)


Lihat : Profil Redaksi MATAKAMERA.NET Nganjuk
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname