Menanti Duel Panas Jilid II : Mas Abu vs Dokter Samsul

kota kediri
Abdullah Abu Bakar dan Samsul Ashar berpeluang besar untuk kembali berhadap-hadapan, dalam Pilwali Kota Kediri Juni 2018 mendatang (matakamera.net)
Sabtu 29 Juli 2017 ||
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Kediri Kota – Duel klasik Abdullah Abu Bakar melawan dr Samsul Ashar tampaknya bakal terulang di Pemilihan Walikota-Wakil Walikota (Pilwali) Kediri 2018 mendatang. Tanda-tandanya sudah terlihat, ketika kedua sosok itu mendaftarkan diri ke partai politik sebagai bakal calon walikota (bacawali).

Dr Samsul yang menjadi rival sengit Mas Abu pada Pilwali Kota Kediri 2013 silam, tampak serius bertarung lagi dengan melamar PDIP pada Senin 24 Juli 2017.

Ketua DPC PDIP Kota Kediri Gus Sunoto, memberikan sinyal bahwa Samsul berpeluang besar mendapatkan rekomendasi DPP. Kendati, saat ini juga ada satu kandidat lagi yang melamar, yakni Sujono Teguh, anggota DPRD Kota Kediri asal Golkar.

“Partai siap mengantarkan (Dokter Samsul) menuju kemenangan,” ujar Gus Sunoto, usai menerima formulir bacawali Samsul.

Di luar itu, PDIP Kota Kediri disebutnya juga berkomunikasi intensif dengan PKB, Nasdem dan beberapa parpol lain. Samsul sendiri juga sudah melamar Nasdem.

kediri
Samsul Ashar saat melamar sebagai bacawali di Kantor DPC PDIP Kota Kediri, 24 Juli 2017 (matakamera/ist)
Ditanya apakah Samsul dan Sujono nantinya bisa berpasangan? Gus Sunoto menjawab memungkinkan. “Mungkin saja demikian. Bisa iya, juga bisa tidak. PDI Perjuangan memiliki mekanisme tersendiri dalam menentukan calonnya, " jelas Gus Sunoto.

Sementara itu, meskipun sudah memenuhi persyaratan dalam pencalonan melalui partainya, PAN, Walikota Kediri Mas Abu masih tetap mengambil formulir pendaftaran calon walikota di Partai Nasdem, Rabu 26 Juli 2017.

Pengambilan formulir tersebut diwakili Ketua DPD PAN Kota Kediri Abdul Bagi dan Reza Darmawan. ”Saya datang sebagai orang tua Mas Abu,” ujar Abdul Bagi.

Pihaknya juga mengaku akan berkomunikasi dengan sejumlah partai selain Nasdem, antara lain Hanura bahkan dengan PDIP. Saat ini, PAN Kota Kediri juga membuka pendaftaran Bakal Calon Wawali Kota Kediri, untuk mendampingi Mas Abu, yang sudah dipastikan menjadi cawali. Salah satu yang sudah mendaftar adalah Lilik Muhibbah, wakil Mas Abu saat ini.

kota kediri
Mas Abu bersama pengurus DPD PAN Kota Kediri, yang mengusungnya sebagai Cawali 2018-2023 (matakamera/ist)
Untuk diketahui, dalam Pilwali Kota Kediri 2018 mendatang, hanya PAN yang mampu mengusung calon tanpa koalisi, karena telah memiliki 20 persen kursi di parlemen atau 6 kursi. Sedangkan PDIP harus berkoalisi, karena hanya punya 4 kursi, begitu juga PKB. Sedangkan Gerindra, Golkar dan PKS masing-masing memiliki 3 kursi, selanjutnya Demokrat, PPP, Hanura 2 kursi dan Nasdem 1 kursi.

Catatan matakamera.net, Dokter Samsul dan Mas Abu awalnya adalah pasangan Walikota-Wakil Walikota Kediri periode 2009-2014. Pada Pilwali 2013 keduanya ‘bercerai’. Mereka bertarung dengan selisih perolehan suara yang sangat tipis. Pasangan Abdullah Abu Bakar-Lilik Muhibbah mendapat 67.915 suara, sedangkan Pasangan Samsul Ashar-Sunardi memperoleh 63.784 suara. Jumlah pemilih di Kota Kediri saat itu 206.340, dengan peserta pilwali sebanyak tujuh pasang calon.(ds/ab/2017)

Share on Google Plus

About Matakamera Production

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname