Warga Empat Desa di Patianrowo Protes Limbah PG Lestari

nganjuk
Salah satu peserta demo mengangkat poster berisi protes terkait limbah produksi Pabrik Gula Lestari, Selasa 29 Agustus 2017 (matakamera/foto : ist)
Selasa 29 Agustus 2017 ||
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk – Massa dari empat desa di wilayah Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, ngeluruk ke lokasi Pabrik Gula (PG) Lestari, Selasa pagi 29 Agustus 2017. Mereka ramai-ramai memprotes dampak limbah pabrik tersebut, yang dirasa sangat merugikan.

Massa berjumlah puluhan itu datang dari Desa Rowomarto, Desa Pakuncen , Desa Ngrombot, dan Desa Patianrowo, yang lokasinya memang berdekatan dengan kompleks pabrik naungan PT Perkebunan Nusantara X (PTPN X) tersebut.

Mereka lalu bergerombol di dalam pabrik, sambil membawa poster berisi kalimat protes dan tuntutan. Antara lain, menuntut pihak manajemen PG Lestari untuk membenahi cerobong asap yang mengakibatkan polusi udara berupa langes, atau ampas halus dari cerobong pabrik.

nganjuk
Aksi massa di kompleks perkantoran PG Lestari Patianrowo. Manajamene pabrik sepakat memberi kompensasi limbah pabrik untuk warga terdampak di empat desa (matakamera/ist)
Selain itu, limbah air yang dialirkan ke saluran juga mengakibatkan matinya lele hewan ternak warga.
Wisnu Widiyatno salah satu perwakilan warga pendemo mengatakan, apabila pabrik tidak segera melakukan pembenahan maka warga akan mengerahkan massa lebih banyak lagi.

Menangggapi tuntutan warga, Pjs General Manager PG Lestari Iskandar mengatakan, pihaknya berjanji mengupayakan agar asap bisa tersaring sebelum keluar dari cerobong. Juga akan melakukan penggelontoran air ke saluran yang dilewati limbah pabrik.

Rencananya, pihak pabrik akan memberikan kompensasi berupa pembagian sembako kepada warga terdampak limbah pabrik.(ds/ab/2017)

Share on Google Plus

About Matakamera Production

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname