Bawa Sabu-Sabu, Wanita Muda Pegawai Panwaslu Sukomoro Ditangkap Polisi

nganjuk
Gambar ilustrasi
Jumat 22 Desember 2017 ||
by Panji LS

matakamera, Nganjuk – Yola Ayu Dynia, 20, asal Desa Bagorwetan, Kecamatan Sukomoro, Nganjuk, ditangkap tim Satuan Reserse Narkoba Polres Nganjuk pada Selasa siang 18 Desember 2017.

Pasalnya, wanita muda ini kedapatan membawa narkotika golongan 1 berjenis sabu-sabu seberat 0,14 gram, lengkap dengan perangkat hisapnya.

Yola ditangkap di kawasan Jalan Raya Mastrip, Kelurahan Ganungkidul, Kecamatan Nganjuk Kota, sekitar pukul 13.00 WIB, saat dia berkendara motor Yamaha Mio nopol AG 3012 WS. Sebelumnya, polisi yang mendapat informasi dari masyarakat memang sudah melakukan pengintaian dan mengawasi gerak-gerik wanita muda tersebut.

 “Saat melintas dengan motor di Jalan Mastrip, yang bersangkutan (Yola) langsung kami geledah dan amankan,” ujar Ipda Trubus, Paur Humas Polres Nganjuk.

Saat melakukan penggeledahan, polisi menemukan barang bukti dari tangan Yola, antara lain satu plastik berisi sabu berat bersih 0,14 gram, 1 unit ponsel, bekas wadah bedak berisi sebuah pipet kaca, botol dan 12 buah sedotan, uang tunai sisa pembelian sabu sebesar Rp 108 ribu, berikut motor Yamaha Mio nopol AG 3012 WS.

Sampai Kamis 21 Desember 2017, Yola masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Nganjuk. Polisi masih terus mendalami perkara, termasuk mengungkap asal barang haram yang dimiliki oleh wanita muda tersebut.

Matakamera.net juga mendapat informasi, bahwa Yola bekerja di Kantor Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Sukomoro, dan disebut-sebut menjabat sebagai sekretaris.

Kasatreskoba Polres Nganjuk AKP Sumadi, saat dikonfirmasi Kamis sore 21 Desember 2017 juga membenarkan informasi terkait latar belakang Yola, yang bekerja di Panwaslu Kecamatan Sukomoro. Namun, Sumadi tidak menyebut detail jabatannya.

Terpisah, Ketua Panwaslu Kabupaten Nganjuk Abdul Syukur mengaku belum mendapat informasi maupun tembusan langsung dari Polres Nganjuk, terkait kabar ada oknum pegawai Panwas Sukomoro yang terjaring kasus narkoba.

Syukur juga mengaku sangsi, bahwa wanita muda bernama Yola itu adalah Sekretaris Panwascam Sukomoro. “Tidak ada nama itu (Yola). Baik untuk tiga orang komisioner panwascam maupun sekretaris dan bendahara,” aku Syukur, dikonfirmasi Jumatpagi  22 Desember 2017.

Dia memiliki dugaan sendiri, bahwa mungkin saja yang dimaksud adalah staf biasa atau admin.”Kami perlu kroscek dulu untuk memastikan kebenarannya, agar lebih jelas dan tidak simpang siur,” tukas Syukur.(ab/2017)


Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname