Tingkatkan Produktivitas Petani Nganjuk, Sareh Wiyono Bagikan Mesin Diesel untuk 10 Poktan

nganjuk
Anggota DPR-RI Fraksi Gerindra Sareh Wiyono menyerahkan bantuan unsa Klodan, it mesin diesel, kepada Poktan Tani Mulyo Desa Klodan, Ngetos, di Rumah Aspirasi Mastrip, Kamis 21 Desember 2017 (matakamera/ist)
Kamis 22 Desember 2017 ||
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk - Anggota DPR-RI Dr. H Sareh Wiyono SH MH senantiasa memanfaatkan masa reses dengan mendatangi masyarakat di daerah pemilihannya. Tak terkecuali di tanah kelahirannya di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Pada Kamis 21 Desember 2017, Sareh membagikan langsung bantuan alat pertanian berupa unit mesin diesel untuk memompa air. Bantuan disalurkan di Rumah Juang Jalan Mastrip, Kelurahan Ganungkidul, Kecamatan Nganjuk Kota.

"Langsung kami serahkan, agar bisa segera dimanfaatkan para kelompok tani penerima," ujar anggota Komisi II DPR-RI ini.

Para kelompok tani (poktan) penerima antara lain Poktan Sumber Rejeki Desa Ngumpul, Kecamatan Bagor; Poktan Pandan Asri, Desa Bendoasri, Rejoso; Poktan Subur Makmur Desa Paron, Bagor; Poktan Rukun Tani Desa Margopatut, Sawahan ; Poktan Tani Mulyo Desa Klodan, Kecamatan Ngetos; serta sejumlah poktan lain yang tersebar di berbagai desa dan kecamatan di Kabupaten Nganjuk.

Sareh Wiyono didampingi Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Hadi Dedyansyah, menyerahkan bantuan diesel untuk Poktan Subur Makmur, Desa Paron, Bagor (matakamera/ist) 
Lebih lanjut Sareh Wiyono mengatakan, Kabupaten Nganjuk sebenarnya memiliki potensi cukup bagus untuk pemenuhan kebutuhan pangan. Hanya saja, saat ini perhatian pemerintah daerah masih kurang menyentuh kepada kebutuhan petani.

"Di antaranya kebutuhan peralatan pertanian guna menggenjot produksi pengolahan lahan," ujar legislator Fraksi Gerindra dari Dapil VIII Jawa Timur ini.

Meskipun petani di Nganjuk sudah banyak mengenal jenis peralatan pertanian modern, namun tidak semua petani dapat menikmati secara merata. Apalagi, selama ini petani hanya mengandalkan sewa dari pemilik alat pertanian modern, sehingga mengurangi penghasilan yang didapat setiap masa panen.

"Kami rencanakan seluruh desa di Nganjuk bisa terakomodasi bantuan," ujar mantan Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat ini.

Selain itu, Sareh juga membuka peluang bagi para kelompok tani yang sudah berbadan hukum, untuk mengusulkan peralatan pertanian yang lebih banyak sesuai kebutuhan.

(ab/adv/2017)

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname