Di Nganjuk, Khofifah Jadi Rebutan Pedagang Pasar Wage hingga Jamaah Muslimat NU

Relawan Suryo Alam Siap Tempur Menangkan Khofifah-Emil

nganjuk
Cagub Jatim Khofifah Indar Parawansa bercengkerama dengan seorang ibu-ibu pedagang di Pasar Wage Nganjuk, penjual bawang merah yang merupakan komoditas andalan di Kota Angin ini (matakamera/foto : Ian) 
Ahad 25 Maret 2018
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk - Calon Gubernur (Cagub) Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berkeliling Kabupaten Nganjuk selama sehari penuh, pada Ahad 25 Maret 2018.

Di Kota Angin, mantan Menteri Sosial RI di Kabinet Kerja Joko Widodo ini mendatangi berbagai lokasi, sembari bertemu dengan ribuan masyarakat dari berbagai kelompok dan komunitas.

Kegiatan dimulai pagi-pagi sekali, ketika Khofifah mendatangi acara Pengajian Rutin Ahad Pagi di kompleks Islamic Center Gontor Nganjuk, sejak pukul 07.00 WIB.

Usai memberikan tausiyah singkat di hadapan ratusan jamaah pengajian, Khofifah langsung melanjutkan kegiatan dengan blusukan ke kompleks Pasar Wage, di Jalan Ahmad Yani, kawasan Nganjuk kota. Seperti di setiap kunjungan lapangannya, Khofifah selalu menjadi magnet bagi masyarakat.

Khofifah di depan ribuan jamaah Muslimat NU Kabupaten Nganjuk, dalam acara pengajian Harlah ke-72 Muslimat di Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Ahad 25 Maret 2018 (matakamera/foto : Ian)
Sejak menginjakkan kaki di pintu masuk Pasar Wage, Khofifah langsung dikerubuti kerumunan warga yang sudah menunggu sejak pagi-pagi. Mereka terus mengelu-elukan sang cagub, sambil berebut meminta foto selfie bersama.

Warga Pasar Wage, baik pedagang maupun pengunjungnya tampak semringah melihat kedatangan Cagub Jatim yang berpasangan dengan Cawagub Emil Elestianto Dardak ini.

Salah satunya Erni, pedagang sayuran di Pasar Wage Nganjuk yang mengaku senang bisa bertemu Khofifah. “Senang sekali, bisa meluk, salaman dan foto. Ibu baik sekali orangnya, enggak pilih-pilih orang, sama wong cilik bebas," ujarnya.

Cagub Khofifah menyalami satu-persatu warga yang berkerumuan di depan kompleks Pasar Wage Nganjuk, Ahad pagi 25 Maret 2018 (matakamera/foto : Ian)
Khofifah sendiri mengaku senang datang dan berbelanja di pasar tradisional seperti Pasar Wage Nganjuk. Menurutnya, harga komoditas di pasar tradisional sangat terjangkau sehingga perlu dijaga stabilitasnya.

Sambil berkeliling Pasar Wage, Khofifah sempat menyampaikan salah satu program prioritasnya di Jawa Timur, yakni penguatan pasar tradisional demi meningkatkan dampak ekonomi riil di masyarakat.

Upaya tersebut dikuatkan dengan pembenahan infrastruktur, pemberian modal untuk pada pedagang dan bantuan bahan komoditas untuk menjaga stabitilitas.

Relawan Bolo Suryo membagi-bagikan stiker Khofifah-Emil kepada pengunjung dan pedagang Pasar Wage Nganjuk (matakamera/foto : Ian)
“Pemerintah punya tugas untuk meningkatkan infrastruktur di pasar tradisional. Contohnya pembangunan fisik pasar yang nyaman, agar saat musim hujan agar tidak becek dan jorok,” ujar Cagub Jawa Timur nomor urut 1 tersebut.

Khofifah juga sempat memborong beberapa dagangan di Pasar Wage Nganjuk, seperti gorengan, aneka jajanan pasar hingga sayuran, yang kemudian dibagi-bagikan kepada masyarakat.

Sementara itu, selama sehari penuh kegiatan Cagub Khofifah di Kabupaten Nganjuk, tak lepas dari kawalan Relawan Bolo Suryo, barisan pendukung Anggota DPR-RI Mohammad Suryo Alam.

Mereka terus hadir setiap lokasi acara yang disinggahi Khofifah, sambil aktif memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat, untuk memilih Cagub-Cawagub Khofifah-Emil pada Pilgub Jatim 27 Juni 2018 mendatang.

Khofifah disalami oleh para santriwati Pondok Pesatren (Ponpes) Mojosari, Kecamatan Loceret, Nganjuk (matakamera/foto : Ian)
Tak hanya melalui interaksi lisan, tim Bolo Suryo juga membagikan stiker hingga memasang alat peraga.

Koordinator Bolo Suryo Nganjuk, Dimyati Rofii mengatakan, gerakan moral ini diinisiasi langsung oleh Mohammad Suryo Alam, yang tak lain adalah kader Partai Golkar, pengusung resmi paslon Khofifah-Emil di Pilgub Jatim.

“Ini sudah jadi tekad kami bersama. Menjadi mesin pemenangan yang ampuh untuk Khofifah-Emil Elestianto Dardak, khususnya di wilayah Nganjuk,” ujar Dimyati, Ahad sore 25 Maret 2018.

Dimyati menjelaskan, saat ini Relawan Bolo Suryo di Kabupaten Nganjuk sudah berjumlah ribuan orang, yang tersebar secara merata di 20 kecamatan. "Seluruhnya solid dan siap tempur," ujarnya.

Warga di sekitar Pasar Wage Nganjuk mendapatkan kalender, stiker, kaos dari para relawan Khofifah-Emil dan Relawan Bolo Suryo Nganjuk (matakamera/foto : Ian)
Selain garis partai yang memang resmi mengusung Khofifah-Emil, lanjut Dimyati, Bolo Suryo juga memandang ada keselarasan program, antara paslon nomor urut 1 tersebut dengan Mohammad Suryo Alam.

Kesamaan itu ada di segi pengentasan kemiskinan, memajukan sektor pertanian, pariwisata, pendidikan, hingga pengembangan ekonomi kreatif. "Ini sudah dilakukan Suryo Alam di dapilnya, sejak beberapa tahun terakhir, terutama di Kabupaten Nganjuk," pungkas Dimyati. 

Untuk diketahui, selain mendatangi Pasar Wage Nganjuk dan pengajian Ahad Pagi di Islamic Center Nganjuk, Cagub Jatim Khofifah juga mendatangi berbagai lokasi di Kota Angin sampai malam hari. Antara lain, bertemu dengan ribuan jamaah Muslimat NU Nganjuk, dalam acara Harlah ke 72 di Desa Wilangan, Kecamatan Wilangan. Sama halnya di Pasar Wage, di lokasi ini Khofifah juga jadi rebutan ibu-ibu Muslimat untuk berfoto dan bersalaman.

Relawan Bolo Suryo memasang spanduk Selamat Datang untuk Cagub Khofifah, di lokasi acara Pengajian Ahad Pagi Islamic Center Nganjuk (matakamera/foto : ist)
Selanjutnya, Khofifah juga mendatangi Ponpes Mojosari, Loceret, Nganjuk, lalu mengunjungi tanaman mina padi di Dusun Waung, Desa Sonoageng, Kecamatan Prambon, hingga malam hari mendatangi lokasi Pasar Rakyat di Desa Lestari, Kecamatan Patianrowo.

(ds/ab/2018)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname