Suryo Alam Getol Mendorong Masyarakat Nganjuk Gemar Membaca, Ini Sebabnya

Anggota DPR-RI Komisi X Mohammad Suryo Alam berbicara di depan para peserta safari gemar membaca, yang berlangsung di Pendopo Pemkab Nganjuk, Senin 7 Mei 2018 (matakamera/foto :Ian)
Senin 7 Mei 2018
by Panji LS

matakamera, Nganjuk – Minat membaca buku di Indonesia ternyata masih sangat rendah. Padahal, ada berjuta manfaat positif yang langsung dapat dirasakan dengan membaca.

Kondisi inilah yang mengetuk hati Anggota DPR-RI Mohammad Suryo Alam, untuk aktif berkampanye agar minat baca masyarakat meningkat. Khususnya, di Kabupaten Nganjuk yang menjadi basis konstituennya selama ini.

“Rendahnya tingkat literasi (melek buku) terbukti membawa dampak buruk dan terus munculnya permasalahan baru di tengah masyarakat. Ini yang harus kita sadari bersama, “ ujar Suryo Alam, pada acara Safari Gerak Nasional Pembudayaan Kegemaran Membaca, di Pendopo Pemkab Nganjuk, Senin 7 Mei 2018.

Contoh dampak masalah yang bisa terjadi antara lain tingginya tingkat kriminalitas, narkoba, rendahnya kompetensi pribadi seseorang, hingga kemiskinan.

Suryo Alam bersama para pembicara Safari Gemar Membaca, di antaranya dari Pustakawan Utama Perpusnas RI hingga akademisi dari Unesa Surabaya (matakamera/foto :ian)
“Solusinya adalah dengan gemar membaca. Dengan begitu, masyarakat bisa bertambah pengetahuannya, bisa melakukan pembahasan atau diskusi-diskusi dengan tetangga bisa berkualitas dan berkontribusi dalam meminimalisir persoalan-persoalan yang merugikan itu tadi,” ujar politisi Senayan dari Partai Golkar tersebut.

Dalam acara safari gemar membaca tersebut, Suryo Alam menggandeng Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI dan Pemkab Nganjuk, dengan mengambil tema ‘Implementasi Revolusi Mental Melalui Mobilisasi Pengetahuan dalam Rangka Meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat’.

Acara dihadiri antara lain oleh Pj Bupati Nganjuk Drs. Sudjono, MM, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI, Supriyanto, jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim, dan jajaran Pemerintahan Kabupaten Nganjuk. Hadir pula, mantan Plt. Bupati Nganjuk K.H. Abdul Wachid Badrus, M.Pdi.

Di kesempatan yang sama, Pustakawan Ahli Utama Supriyanto menyampaikan, tingkat minat baca di Indonesia sangat rendah. Untuk itu, kegiatan safari merupakan upaya pemerintah pusat bekerjasama dengan dewan dan pemerintah daerah untuk membangkitkan lagi minat baca di Indonesia.

“Di sini, kita bisa saling sharing tentang bagaimana cara-cara yang ampuh untuk menaikkan minat baca,” terang Supriyanto.

Suryo Alam berfoto bersama siswa-siswi kelompok tari binaan Disparporabud Nganjuk, yang turut meramaikan acara safari gemar membaca (matakamera/foto :ian)
Sementara itu, Pj Bupati Nganjuk Sudjono yang sebelumnya juga menjabat Kepala Perpustakaan Pemprov Jatim mengatakan, berdasar hasil survei, saat ini dari 262 juta masyarakat Indonesia, baru 8 persen penduduknya yang terbiasa mendatangi perpustakaan.

“Dengan safari ini, semoga dapat membangkitkan potensi perpustakaan di Indonesia, terutama yang ada di Kabupaten Nganjuk,” ujar Sudjono.

Acara dirangkai dengan talkshow, dengan narasumber Prof. Dr. Suyatno, M.Pd dari Universitas Negeri Surabaya dan Supriyanto, Pustakawan Ahli Utama Perpustakaan Nasional RI, dipandu moderator Dr. Bambang Eko Suharto, mantan Kepala Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Nganjuk.

(ds/ab/ads/2018)

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname