Nganjuk Diserang Puting Beliung, Ada Warga Tertimpa Reruntuhan Rumah

Warga berkerumun di sekitar lokasi reruntuhan rumah yang roboh diterjang angin puting beliung, di Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Nganjuk, Rabu sore 12 Desember 2018 (ist)

Rabu 12 Desember 2018
by Panji Lanang S

matakamera, Nganjuk – Serangan angin puting beliung mengancurkan sejumlah bangunan milik warga di Dusun Lengkonglor dan Dusun Sumberayu, Desa Lengkonglor, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Rabu petang 12 Desember 2018, sekitar pukul 17.00 WIB.

Menurut laporan tim Kodim 0810/Nganjuk di lokasi, setidaknya ada tiga bangunan rumah dan satu bangunan kandang ternak milik warga setempat yang rata dengan tanah.

“Kami awalnya mendapat laporan dari warga dan perangkat desa, lalu segera mendatangi lokasi untuk memberi pertolongan,” ujar Serda Supriadi, Babinsa Desa Lengkonglor.

Tiga rumah satu kandang itu milik warga bernama Hendri Purwanto, 35,  warga Dukuh Gurit, Dusun Lengkonglor, serta satu kandang ternak lagi milik Darsono, 55, Warga Dusun Sumberayo, Desa Lengkonglor.

Kondisi rumah warga Dusun Gurit, Desa Lengkonglor, yang rata dengan tanah usai diterjang puting beliung Rabu sore 12 Desember 2018 (ist)

Serda Supriadi menuturkan, berdasarkan keterangan saksi mata warga setempat,  serangan angin puting beliung berawal dari hujan deras di wilayah Kecamatan Ngluyu sejak pukul 16.30 WIB.

Hujan turun disertai angin kencang.

Berikutnya, sekitar pukul 17.00 WIB,angin berbentuk pusaran menerjang rumah-rumah warga hingga porak-poranda. Selain tiga rumah, ada satu bangunan kandang milik Darsono di Dusun Sumberayo yang hancur tertimpa pohon besar.

Sebagian warga sempat berlari menyelamatkan diri. Namun, Hendri Purwanto, si pemilik rumah yang roboh sempat menjadi korban.

Dia menderita luka robek di kelopak mata kiri dan lima giginya tanggal, akibat tertimpa reruntuhan atap rumahnya sendiri.

Hendri, korban reruntuhan rumah yang sempat dirawat di polindes setempat, kemudian dirujuk ke RSUD Nganjuk Rabu malam 12 Desember 2018 (foto : Kodim Nganjuk)

“Korban (Hendri) dievakuasi dan mendapat perawatan medis di Polindes Desa Lengkonglor,” ujar Serda Supriadi.

Selain TNI dan Polri, relawan bencana Tagana dan BPBD Nganjuk juga masih dilokasi sampai Rabu malam. Informasi terkini yang diterima matakamera.net, korban Hendri dirujuk ke RSUD Nganjuk untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

(ds/ab/2018)
Share on Google Plus

About Matakamera Production

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname