Pakai Metode Bamele, Petani Nganjuk Bikin Kagum Dirjen Kementan

Susanto saat menjelaskan metode Bamele di hadapan Dirjen Hortikultura Kementan, Suwandi, Rabu 10 Juli 2019 (ist)

Rabu 10 Juli 2019
by Panji Lanang S

matakamera, Nganjuk - Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi, berkunjung ke lahan pertanian tumpangsari, yang dikembangkan oleh petani di Kabupaten Nganjuk, Rabu 10 Juli 2019.

Sistem tumpangsari itu salah satunya dikembangkan oleh Susanto, petani di Desa Banaran Kulon, Kecamatan Bagor, yakni dengan menanam bawang merah dan membudidayakan ikan lele di satu lahan yang sama.

Metode ini diberi nama Bamele, atau bawang merah dan ikan lele.

Dirjen Holtikultura Suwandi yang datang didampingi Kepala Dinas Pertanian Nganjuk Judi Ernanto dan Camat Bagor, mengapresiasi inovasi tersebut.

Menurutnya, petani bisa mendapatkan keuntungan ganda, tidak hanya dari hasil bawang merah, tapi juga dari panen ikan lele.

Simak video kunjungan Dirjen Hortikultura ke lahan Bamele Susanto berikut ini :


(ds/ab/2019)

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname