Bupati Nganjuk Telat Rapat Paripurna, DPRD : Mau Dibawa Ke Mana Negara Kalau Begini Modelnya

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Nganjuk sempat dimulai tanpa kehadiran Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Jumat pagi 16 Agustus 2019 (ist)

Jumat 16 Agustus 2019
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk - DPRD Kabupaten Nganjuk menggelar Rapat Paripurna Istimewa, dengan agenda mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jumat pagi 16 Agustus 2019.

Ini adalah agenda rutin pemerintah setiap tahun, menjelang Hari Kemerdekaan RI. Disiarkan streaming dari Gedung MPR/DPR-RI, Jokowi berpidato sebanyak tiga kali, masing-masing pukul 08.30 WIB, pukul 10.38 WIB, dan terakhir pukul 14.20 WIB.

Sedianya, paripurna istimewa yang digelar di ruang rapat utama DPRD Nganjuk dihadiri seluruh anggota DPRD, Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk, Forkopimda, hingga para kepala OPD Pemkab Nganjuk.

Namun, hingga pidato Presiden dimulai, Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat dan wakilnya, Marhaen Djumadi belum hadir.

Nurwadi Rekso Hadinegoro, anggota DPRD Nganjuk yang hadir pada rapat paripurna tersebut, menyayangkan ketidakhadiran kedua pimpinan eksekutif tersebut.

"Sebetulnya ini agenda wajib. Makanya saya heran, Bupati tidak ada, wakil bupati juga tidak ada. Mau dibawa ke mana negara kalau begini modelnya," sentil Nurwadi.

Menurutnya, agenda paripurna ini sudah menjadi tradisi tahunan. Pada tahun-tahun sebelumnya, juga diwajibkan hadir para pimpinan dan anggota DPRD, bupati dan wakil bupati, hingga kepala OPD.

Diharapkan, dengan menyimak pidato kenegaraan dan sidang tahunan MPR RI ini secara utuh, maka penyelenggara negara di daerah mampu menumbuhkan semangat patriotisme dan kecintaan terhadap negara Indonesia, serta mampu memahami arah pembangunan yang ditetapkan pemerintah pusat.

Menjelang siang, ketika pidato sesi pertama Presiden usai, Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi tampak baru hadir memasuki ruang rapat paripurna.

Sedangkan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat, baru bisa menyusul usai jeda Solat Jumat, sekitar pukul 13.30 WIB.

Selebihnya, rapat paripurna istimewa tetap berjalan dipimpin Ketua DPRD Nganjuk Puji Santoso. Meskipun, sebagian peserta absen dan telat hadir.

Wabup Marhaen Djumadi sempat memberikan keterangan pers-nya di tengah acara rapat paripurna DPRD.

Dia berbicara mengenai makna semangat proklamasi, dan mengajak segenap elemen untuk selalu menjunjung tinggi semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Adapun terkait keterlambatan Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat, pada waktu yang sama ternyata sedang menghadiri agenda lain di Pendopo Pemkab Nganjuk.

Bupati Novi melakukan penandatanganan nota kesepahaman atau MoU dengan startup toko online Bukalapak. Tujuannya, untuk memajukan UMKM di Kabupaten Nganjuk.

(ds/ab/2019)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname