Demi Efisiensi dan Produktivitas Pelayanan, RSUD Kertosono Terapkan Konsep 5R

Direktur RSUD Kertosono dr Laksomono Pratignjo (kiri) bersama Wakil Bupati Nganjuk (duduk) saat memantau langsung kinerja dan pelayanan RSUD Kertosono (foto : dok. matakamera)

Sabtu 29 Februari 2020

matakamera, Nganjuk - Setiap perusahaan atau instansi pasti mengharapkan suatu lingkungan kerja yang selalu bersih, rapi, dan masing – masing orang mempunyai konsistensi dan disiplin diri. Sehingga mampu mendukung terciptanya tingkat efisiensi dan produktifitas yang tinggi di perusahaan/instansi.

Namun pada kenyataannya, kondisi ini sulit terjadi di setiap perusahaan. Banyak perusahaan yang seringkali mengeluh begitu sulitnya dan banyak membuang waktu hanya untuk mencari data dan atau sarana yang lupa penempatannya. Tidak hanya itu, seringkali kita kurang nyaman dengan kondisi berkas kerja yang berantakan/ peralatan, obat alkes yang tidak jelas tempatnya dan tidak jarang memicu kondisi emosional kita.

Beberapa permasalahan tersebut dapat kita atasi dengan melakukan penerapan program 5R, yang kini juga sudah diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Direktur RSUD Kertosono, dr Laksomono Pratignjo, Jumat 28 Februari 2020 menjelaskan, konsep 5 R meliputi ‘Ringkas’ singkirkan barang yang tidak diperlukan, ‘Rapi’ membenahi tempat penyimpanan barang, ‘Resik’ mengatur dan melaksanakan prosedur kebersihan harian, ‘Rajin’ bekerja tanpa malas, serta ‘Rawat’ yakni mempertahankan Ringkas, Rapi, Resik dan Rajin.

Seluruh pegawai RSUD Kertosono diminta menjadikan 5 R sebagai budaya tentang bagaimana seseorang memperlakukan tempat kerjanya secara benar.

“Bila tempat kerja tertata rapi, bersih, dan tertib, maka kemudahan bekerja perorangan dapat diciptakan,” tuturnya.

Lebih jauh, Laksomono menyebut tujuan dari penerapan konsep 5R yaitu, meningkatkan produktivitas karena pengaturan tempat kerja lebih efisien, meningkatkan kenyamanan karena tempat kerja selalu bersih dan menjadi luas atau lapang, mengurangi bahaya di tempat kerja karena tempat kerja yang bagus, menambah penghematan karena menghilangkan berbagai pemborosan di tempat kerja.

”Dengan penerapan konsep ini kami berharap akan tercipta Zero waste yang berarti mengurangi biaya dan efisiensi meningkat, Zero injury yang berarti keselamatan kerja lebih baik, Zero breakdown yang berarti pemeliharaan lebih baik, Zero defect yang berarti kualitas lebih baik, Zero set up time yang berarti tidak ada waktu yang terbuang, Zero late delivery yang berarti dapat memenuhi permintaan pelanggan tepat waktu, Zero customer claim yang berarti pelanggan menaruh tingkat kepercayaan yang tinggi, serta Zero defisit yang berarti perusahaan akan lebih maju” paparnya.

Dengan penerapan sistem tersebut kedepan RSUD Kertosono akan semakin nyawiji bersih dan bermartabat sehingga seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk dapat merasakan fasilitas kesehatan secara prima.

Selain konsep 5 R, RSUD Kertosono juga menerapkan semboyan Rumah Sakit “Bermartabat”, yang mengandung makna : “Bersih, Manusia, Ramah, Tanggap, dan Bersahabat.

"Itu merupakan bentuk pelayanan prima kami kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nganjuk dari berbagai elemen,” pungkas dr Laksomono.(adv)

Reporter : Pakde Kamto
Editor : Panji LS
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname