Heboh Simbol Salib di Spanduk HUT RI ke-75, Aa Gym: Memang Sekilas Seperti Ada

Insatgram @aagym (Abdullah Gymnastiar)
Selasa 11 Agustus 2020
by Panji LS

matakamera, Jakarta - Menjelang peringatan HUT RI ke-75, publik dihebohkan dengan grafis spanduk kemerdekaan di Karanganyar, Jawa Tengah.  

Desain spanduk yang dirilis resmi oleh pemerintah itu menuai kontroversi, usai Aliansi Ummat Islam Karanganyar (AUIK) mengklaim jika grafis tersebut mirip dengan simbol salib.  

Mereka pun memprotes dan meminta agar spanduk tersebut diturunkan.

Kontroversi spanduk itu lantas menarik perhatian KH Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.  

Aa Gym memberikan pendapatnya melalui akun Instagram pribadinya, Selasa 11 Agustus 2020. 

Aa Gym mengatakan jika protes masyarakat itu sangat dimaklumi. Selain itu, kata Aa Gym sekilas memang grafis tersebut terlihat seperti salib.

"SANGAT BISA DIMAKLUMI bila jadi PERBEDAAN PENDAPAT

Melihat spanduk resmi pemerintah untuk 17 agustus 2020 ini

Karena memang sekilas seperti ada tanda salib yang besar..

Juga harus kita maklumi bila ada yang mempertanyakan..dan protes.

Juga bisa dimaklumi bila ada yang semangat 17 an nya jadi berkurang.. Karena merasa kurang nyaman..

Walau kita berbaik sangka tak ada niat tak adil dibalik semua ini.

Namun bisa jadi pelajaran, bagi kita semua, dalam situasi banyak masalah seperti sekarang ini, seyogyanya semua pihak berpikir berlapis lapis, bijaksana dan sangat peka terhadap peluang terjadinya masalah baru Yang tak perlu...

Semoga ulang tahun ke 75 ini, bangsa kita semakin adil dan dewasa serta diberkahi Alloh Pencipta kita semua.. aamiiin

Tetap jaga kerukunan dan rasa persaudaraan dalam keberagaman di negeri yang kita cintai ini yaa," ujar Aa Gym di captionnya.

Logo HUT ke-75 RI pada spanduk tersebut ternyata terinspirasi dari simbol perisai dalam lambang Garuda Indonesia. Logo tersebut menggambarkan Indonesia sebagai negara yang mampu memperkokoh kedaulatan, menjaga persatuan serta kesatuan Indonesia.  

Selain itu, logo tersebut menggambarkan kesetaraan dan pertumbuhan ekonomi untuk rakyat Indonesia. Logo itu juga representasi progres nyata dalam bekerja untuk mempersembahkan hasil terbaik untuk seluruh rakyat Indonesia.

Logo yang dianggap menyerupai lambang salib tersebut disebut dengan supergraphic. Supergraphic dijelaskan terdiri dari 10 elemen yang diambil dari dekonstruksi logo 75 tahun yang dipecah menjadi 10 bagian.
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname