Siaga Kebakaran Hutan : 4 Hektare Kawasan RPH Tirip Berbek Hangus pada Kamis Malam

bpbd
Angin kencang dan suhu panas ikut memicu terjadinya kebakaran hutan jati di RPH Tirip, Kecamatan Berbek, Nganjuk, Jawa Timur 1 September 2016 (matakamera.net)
matakamera, Nganjuk -  Kebakaran melanda kawasan hutan-perbukitan Gunung Wilis, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, di awal Bulan September ini. Kejadian pertama terdeteksi pada Kamis malam 1 September 2016 sekitar pkl 17.30, tepatnya di petak 90 A RPH Tirip, BKPH Berbek, KPH Nganjuk. Luas wilayah hutan yang terbakar diperkirakan sekitar 4 hektare yang didominasi oleh tanaman hutan jati berumur 17 tahun dan semak belukar kering.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nganjuk Soekonjono menjelaskan, titik api awalnya terdeteksi oleh citra satelit milik BMKG pada Kamis sore, yang kemudian diteruskan kepada BPBD Jawa Timur dan Perum Perhutani Nganjuk. Tim gabungan pemadam kebakaran hutan kemudian diterjunkan sekitar pukul 17.30 petang untuk menembus hutan menuju titik lokasi kebakaran. "Pada Kamis malam sekitar pukul 18.00, api sebenarnya sudah sempat berhasil dipadamkan secara manual," ujar Soekonjono.

Namun tak disangka, pada pukul 18.30 titik api muncul lagi diduga karena angin kencang. Menurut Soekonjono, hembusan angin itu kemudian  bara api sehingga para petugas yang sudah keluar dari hutan kembali ke sekitar lokasi untuk melakukan pemadaman ulang sampai pukul 20.15. "Tapi karena luas dan lebatnya tumbuhan bawah bekas lokasi yang terbakar,  ditambah angin kencang, pada pukul 22.30 api menyala lagi untuk ketiga kali," sambung Soekonjono.

Petugas gabungan Perhutani, BPBD dan Koramil setempat pun kembali ke lokasi kebakaran untuk memadamkan titik api sampai pukul 23.00 WIB sampai benar-benar bisa dipadamkan total. "Luas total wilayah yang terbakar sekitar 4 hektare, berdasarkan perhitungan tim di lapangan sampai Jumat pagi (2 September 2016)," ujar Soekonjono.

Lebih lanjut Soeko mengatakan, relawan BPBD dan petugas gabungan mulai saat ini akan terus bersiaga jika sewaktu-waktu ada kobaran api. Beberapa lokasi hutan yang rawan terjadi kebakaran juga terus dipantau relawan. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk waspada serta tidak menyalakan api di kawasan lereng hutan.(ab)

(Panji Lanang Satriadin)





Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname