Fadli Zon : Peternak Ayam di Jatim Krisis Pakan Jagung

(foto : Fadli Zon Instagram)

Jumat 12 Oktober 2018
by Panji Lanang S

matakamera, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengungkapkan bahaya jangka panjang yang dihadapi peternak ayam dan telur saat ini.

Melalui akun twitternya, Fadli mencuitkan permasalahan serta mahalnya harga pakan saat ini yang tidak terjangkau oleh peternak.

Dikutip dari akun twitternya @fadlizon, inilah kultwit politisi Partai Gerindra tersebut terkait krisis pakan jagung di Jawa Timur :

1) Sudah hampir tiga bulan, peternak ayam (terutama peternak ayam petelur) mengalami krisis pakan jagung. Selain ketersediaannya yang nyaris sulit ditemukan dipasaran, harga jagung juga melambung tinggi tak terjangkau. @hkti

2) Kondisi para peternak sudah sangat mengkhawatirkan dan sangat berbahaya dampaknya secara jangka panjang. @hkti

3) Harga jagung sudah menyentuh harga Rp5.000-Rp5.300 per kg, padahal harga acuan ditingkat petani Rp3.150 per kg dan ditingkat konsumen Rp. 4.000 per kg. Dengan harga tsb, pasokan jagung juga minim. Padahal komponen utama pakan ayam petelur adlh jagung. @hkti

4) Dari informasi di lapangan, bbrp sentra pertanian jagung di Jawa Timur mmg sdg panen, seperti di Tuban, Nganjuk, dan Trenggalek. Namun hasil panen tsb tak dapat dirasakan para peternak ayam petelur di Blitar dan sekitarnya krn sudah diserap feed mill. @hkti

5) Jadi hasil panen langsung diambil feed mill krn sebelumnya sudah ada kontrak pembelian dgn petani. Para peternak ayam petelur rakyat yg juga kemampuan (secara kuantitas dan keuangan) membeli jagung kecil, tdk kebagian. @hkti

6) Jadi betul ada panen jagung di sentra pertanian jagung tapi para peternak ayam petelur rakyat tidak kebagian. Kondisi ini diperparah dgn harga telur yg anjlok dibawah harga acuan yg ditetapkan pemerintah. @hkti

7) Informasi dan laporan yg diterima @hkti per 9 Oktober 2018, harga telur di sentra peternakan ayam petelur rakyat di Blitar sebesar Rp.16.000-Rp.16.300 per kg. Harga ini jauh dibawah harga acuan farm gate Rp.18.000-Rp.20.000 sbgmna hasil revisi harga yg ditetapkan Kemendag.

8) Peternak merugi dobel; harga pakan naik di satu sisi sedang harga telur anjlok di sisi lain. Ibarat sudah jatuh babak belur, tertimpa tangga pula. @hkti

9) Sulit dan mahalnya harga pakan jagung membuat para peternak ayam petelur rakyat di Blitar terpaksa melakukan afkir dini ayam ternaknya. Ini menjadi reaksi awal untuk mengurangi kerugian yg semakin dalam dan untuk bertahan hidup. @hkti

10) Afkir dini menjadi reaksi logis dan natural menghadapi kesulitan pakan dan kerugian yg terus mendera peternak ayam petelur. Mereka bertahan hidup tdk gulung tikar saja sudah hebat dgn melihat kondisi seperti skg ini. @hkti

11) Kondisi ini bila terus berlanjut, dlm pandangan @hkti akan sangat membahayakan produksi dan tata niaga perteluran nasional.

12) Pakan yg sulit dan harganya yg tak terjangkau dibarengi dgn harga telur yg anjlok menyebabkan frustasi dan keengganan untuk beternak kembali di kalangan para peternak. @hkti

13) Afkir dini yg terus dilakukan untuk bertahan hidup dan mengurangi kerugian, pada titik tertentu akan berdampak pada berkurangnya secara signifikan jumlah populasi ayam petelur di sentra peternakan ayam petelur rakyat. @hkti

14) Berkurangnya populasi akan berdampak sejajar dengan berkurangnya produksi telur. @hkti

15) Rangkaian dampak dari sulit dan mahalnya pakan jagung, bila terus berlangsung maka bukan tak mungkin akan berujung pada luluhlantaknya peternakan ayam petelur rakyat, meningkatnya pengangguran di desa sentra peternakan, dan krisis telur nasional. @hkti

16) Bahaya dampak turunan dari kondisi saat ini sangat besar. Untuk membangun kembali peternakan ayam petelur rakyat akan sangat sulit dan butuh waktu panjang. Sangat disayangkan bila hal ini harus terjadi. @hkti

17) Karenanya sy bersama @hkti mendesak pemerintah untuk mengalokasikan hasil panen jagung sejumlah kebutuhan para peternak ayam petelur rakyat dengan harga sesuai acuan pemerintah, Rp.4.000.

Jaminan alokasi dan harga ini harus ditetapkan dan dipenuhi Pemerintah melalui Bulog untuk waktu sepanjang tahun. Pemerintah harus menjamin ketersediaan pakan sesuai kebutuhan para peternak dgn harga sesuai acuan pemerintah selama sepanjang tahun. @hkti

19) Sy bersama @hkti mendesak pemerintah, bila saat ini tengah surplus atau ada panen jagung, Pemerintah tidak mengekspor ke negara tetangga tetapi menprioritaskan terlebih dahulu kebutuhan para peternak ayam petelur rakyat.

20) Kalau ada surplus atau ekspor jagung maka sebaiknya ekspor distop dulu untuk penuhi kebutuhan pakan jagung para peternak. Jangan kita dpt untuk dari ekspor tapi sebagian rakyat kita ekonominya morat marit krn ekspor tsb. Harus dahulukan kepentingan nasional.

21) Dan hal urgen yang perlu segera dilakukan oleh Pemerintah (Kementan, Kemendag, dan BULOG) dalam pandangan HKTI adlh melakukan kerjasama pembelian dengan feed mill. @hkti

22) Feed mil yg memiliki stock jagung dibeli oleh BULOG stocknya sejumlah kebutuhan peternak kepada feed mill untuk kemudian dijual ke peternak rakyat. @hkti

23) Ini penting dilakukan segera dgn aturan sama-sama untung. Dan feed mill harus mau karena ini kepentingan nasional yg bila tidak dilakukan berpotensi akan merugikan feed mill itu sendiri bila peternakan rakyat hancur. @hkti

24) Ini kondisi sudah darurat pakan jagung buat peternakan ayam petelur rakyat. Kebijaksanaan pemerintah dan semua pihak yg terkait akan menyelamatkan bangsa Indonesia dari krisis telur dimasa yg akan datang. @hkti

(ds/ab/2018)

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname