Kamis 10 September 2026NGANJUK, matakamera.net – Sebanyak 1.594 keluarga penerima manfaat (KPM) di Desa Babatan, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk, mendapat bantuan pangan berupa beras, Rabu (9/9/2026). Masing-masing penerima memperoleh 10 kilogram beras dari alokasi Cadangan Pangan Pemerintah (CPP).
Penyaluran bantuan tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah meringankan beban masyarakat di tengah tantangan cuaca dan potensi kemarau ekstrem. Selain membantu memenuhi kebutuhan pangan, program itu juga diharapkan ikut menjaga stabilitas harga beras di tingkat masyarakat.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi turun langsung meninjau penyaluran bantuan bersama Anggota Komisi IV DPR RI Sadarestuwati dan Pimpinan Wilayah Perum BULOG Jawa Timur.
Kang Marhaen, sapaan akrabnya, mengatakan, bantuan pangan merupakan kebijakan pemerintah pusat yang diarahkan untuk membantu masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu. Di sisi lain, penyaluran beras juga menjadi bagian dari langkah menjaga kestabilan harga pangan.
“Bantuan pangan ini merupakan kebijakan pemerintah pusat untuk membantu meringankan beban masyarakat, khususnya golongan kurang mampu, sekaligus langkah strategis dalam melakukan stabilisasi harga beras di tengah tantangan cuaca saat ini,” ujar Kang Marhaen.
Program bantuan pangan tersebut tidak hanya menyasar warga di Desa Babatan. Secara keseluruhan, penyaluran CPP di Kabupaten Nganjuk menjangkau 201.543 penerima manfaat.
Pemkab Nganjuk juga mendorong masyarakat tidak hanya bergantung pada pasokan beras. Warga diminta mulai memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam berbagai tanaman pangan pendamping.
Langkah tersebut dinilai penting sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan di tingkat keluarga. Terlebih, perubahan pola cuaca akibat fenomena iklim global berpotensi memengaruhi musim tanam dan produksi pertanian.
Rif/Pas/2026
1.594 KPM di Patianrowo Terima Bantuan Beras, Bupati Nganjuk Dorong Ketahanan Pangan Keluarga
09.07
Berita
,
Bupati Nganjuk
,
Regional
,
sosial

0 komentar:
Posting Komentar