Momen Giling Tebu 2026, APTRI Jatim dan Stakeholder Dukung Swasembada Nasional

Selasa 29 September 2026

MADIUN, matakamera.net – Musim giling tebu 2026 menjadi momentum penting bagi pelaku usaha pergulaan untuk memperkuat produksi gula dalam negeri. Asosiasi Petani Tebu Republik Indonesia (APTRI) Jawa Timur bersama stakeholder pergulaan menyatakan komitmennya mendukung upaya pemerintah mewujudkan swasembada gula nasional.

Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui peningkatan produktivitas dan kualitas tebu yang menjadi bahan baku utama industri gula. Petani tebu di Kabupaten Madiun juga didorong terus menjaga kualitas tanaman sekaligus menerapkan pola budidaya yang lebih efektif dan efisien.

Ketua APTRI Jawa Timur mengatakan, petani tebu memiliki posisi strategis dalam menentukan keberhasilan peningkatan produksi gula nasional. Karena itu, momentum giling tahun ini diharapkan tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat produksi gula dalam negeri.


“Momentum giling tebu tahun 2026 ini menjadi semangat bagi kami untuk bersama-sama mendukung program swasembada gula nasional. Petani tebu siap meningkatkan produktivitas dan kualitas tebu serta terus bersinergi dengan seluruh pihak,” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan produksi tidak bisa hanya dibebankan kepada petani. Dibutuhkan sinergi antara petani, pabrik gula, pemerintah daerah, hingga pemerintah pusat. Terutama dalam memastikan hasil panen terserap dengan baik serta menciptakan iklim usaha yang mendukung keberlanjutan sektor pergulaan.

APTRI Jawa Timur bersama jajaran pabrik gula PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) juga mendorong penguatan kerja sama tersebut. Mulai dari peningkatan kualitas bahan baku, proses penggilingan, hingga pengolahan menjadi gula harus berjalan optimal agar produksi dalam negeri semakin kuat.

Di sisi lain, kesejahteraan petani juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan swasembada gula. Kepastian usaha, penyerapan hasil panen, serta tata kelola pergulaan yang baik dinilai menjadi faktor penting agar petani tetap memiliki motivasi meningkatkan produksi.

APTRI Jatim berharap momentum giling 2026 mampu menjadi pijakan untuk memperkuat industri gula nasional. Dengan produksi tebu yang meningkat dan kualitas bahan baku yang terjaga, ketergantungan terhadap pasokan gula dari luar negeri diharapkan dapat ditekan.

“Petani tebu bergerak, produksi meningkat, swasembada gula nasional semakin kuat,” tegas APTRI Jawa Timur.

APTRI Jawa Timur : Petani Tebu Bergerak, Produksi Meningkat, Swasembada Gula Nasional Semakin Kuat
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System