Dinas PPKB Nganjuk bersama TP PKK Hadirkan "Jebol Kencana" di Pule Jatikalen, Buka Pelayanan KB hingga Perkuat Pencegahan Stunting

Inovasi "Jebol Kencana" Dinas PPKB Nganjuk bekerjasama dengan TP PKK Kab. Nganjuk menyasar warga Desa Pule Kecamatan Jatikalen
Kamis 1 Oktober 2026

NGANJUK, matakamera.net – Upaya mendekatkan pelayanan keluarga berencana (KB) kepada masyarakat terus dilakukan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nganjuk. Terbaru, layanan jemput bola menyasar Desa Pule, Kecamatan Jatikalen, Rabu (30/9/2026).


Kegiatan bertajuk Jebol Kencana (Jemput Bola Pelayanan Keluarga Berencana) tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Kontrasepsi Sedunia 2026. Program ini sekaligus menjadi upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya perencanaan keluarga dan pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk Dra. Asti Widyartini M.Si. mengatakan, pelayanan jemput bola dilakukan untuk memastikan akses layanan KB semakin dekat dan mudah dijangkau masyarakat.


"Jebol Kencana menjadi salah satu upaya mendekatkan akses pelayanan KB kepada masyarakat. Sekaligus meningkatkan kesadaran keluarga akan pentingnya perencanaan keluarga dan pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai," ujar Asti.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk S. Wahyuni, S.E., jajaran Dinas PPKB, pengurus Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Nganjuk, Camat Jatikalen, serta perangkat Desa Pule.

Tak hanya layanan KB, kegiatan juga dirangkaikan dengan pelaksanaan Program GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting). Salah satunya melalui inovasi Parcel Cinta BTS (Buah, Telur, Susu).


Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan gizi keluarga. Terutama dalam mendukung upaya pencegahan stunting sekaligus mendorong tumbuh kembang anak secara optimal.


Rangkaian kegiatan kemudian berlanjut dengan aksi sosial lainnya. IPeKB Kabupaten Nganjuk menyalurkan bantuan air bersih kepada warga di Dusun Tandonwesi, Desa Pule.

Bantuan itu menjadi bagian dari kepedulian dan gotong royong untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah keterbatasan ketersediaan air bersih.

Asti menegaskan, sinergi lintas sektor menjadi bagian penting dalam memperkuat berbagai program pembangunan keluarga. Tidak hanya dari sisi pelayanan KB, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan, pemenuhan gizi hingga kebutuhan dasar masyarakat.

"Melalui sinergi dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan pelayanan KB semakin mudah dijangkau, upaya pencegahan stunting semakin kuat, serta kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat terus meningkat," pungkasnya.

Rif/Pas/2026
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System