Seminggu Pencarian 5 Korban Longsor Nganjuk, Tim Tanggap Darurat Putuskan ...

nganjuk
Alat berat mulai bisa bekerja membantu proses pencarian, penyelamatan, dan evakuasi lima orang korban longsor di Dusun Dlopo, Kepel, Ngetos, Nganjuk (matakamera/foto : ist)
Ahad 15 April 2017 |
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk – Ahad 16 April 2017, atau seminggu setelah insiden longsor maut di Bukit Jurang Ondo, Dusun Dlopo, Desa Kepel, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, ratusan tim SAR gabungan masih terus melakukan pencarian lima korban tertimbun. Namun, proses pencarian mulai pagi sampai menjelang hari gelap hasilnya masih nihil.

Malam hari sekitar pukul 19.30 WIB, tim gabungan kemudian melakukan rapat evaluasi. Rapat kemudian memutuskan, masa pencarian korban diperpanjang sampai Rabu 19 April 2017. "Upaya PPE (pencarian, penyelamatan dan evakuasi) untuk korban ada perpanjangan hingga tiga hari," kata Kabag Humas Pemkab Nganjuk Agus Irianto, merujuk hasil rapat.

Evaluasi di posko komando dipimpin oleh Komandan Tanggap Darurat Longsor Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono, yang juga Dandim 0810 Nganjuk. Rapat melibatkan unsur TNI, Polri, Basarnas, BNPB, BPBD, Tagana, Satpol PP, dan berbagai organisasi relawan lainnya, termasuk perangkat desa setempat dan perwakilan keluarga para korban.

nganjuk
Personil TNI-Polri dan relawan SAR gabungan saat melakukan penggalian material longsor menggunakan alat manual (matakamera/foto : Polres Nganjuk)
Pencarian lanjutan ini disebut Agus juga dipermudah dengan datangnya enam unit alat berat ekskavator.”Cuaca juga mendukung, mudah-mudah dalam beberapa hari ini para korban bisa ditemukan,” ujar Agus.

Sementara itu Komandan Tanggap Darurat Letkol Arh Sri Rusyono menjelaskan, hambatan lain yang dihadapi personil di lapangan adalah konidisi tanah di lokasi yang labil dan berpotensi longsor susulan. Selain itu, tumpukan longsor mencapai ketebalan 20 meter. “Namun tim tidak patah semangat dan terus bekerja maksimal,” pungkasnya.(ab/2017)

Nama-nama korban longsor Dlopo, Kepel, Ngetos 9 April 2017 : 

1. Moh. Kodri, 15 tahun, pelajar, warga Dusun Sumberbendo, Desa/Kecamatan Ngetos;
2. Bambang Doni Ardiansyah, 23 tahun, swasta, warga Dusun Sumberbendo, Desa/Kec. Ngetos;
3. Dwi Yulianto, 17 tahun, pelajar, warga Dusun Sumberbendo, Desa/Kecamatan Ngetos;
4. Bayu Ragil Permana, 14 tahun, pelajar, warga Dusun Sumberbendo, Desa/Kec. Ngetos; 

5. Paidi, 55 tahun, petani, asal Dusun Jati, Desa Blongko, Kecamatan Ngetos.
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname