PDIP Buka Pendaftaran Bakal Cabup-Cawabup Nganjuk : Gus Wachid–Novi Mukhayat Datang Pertama, Disusul Njono

pilbup nganjuk
Wakil Bupati Nganjuk Abdul Wachid Badrus (baju batik peci hitam) dan Novi Mukhayat (dua dari kanan) mengambil formulir pendaftaran Bacabup-Bacawabup di Kantor PDIP Nganjuk, 2 Juni 2017 (matakamera/ist)
Jumat 2 Juni 2017 |
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nganjuk sudah membuka pendaftaran Bakal Calon Bupati-Wakil Bupati 2018. Para calon pendaftar satu-persatu datang pada hari kedua, Jumat 2 Juni 2017, sejak pembukaan hari pertama pendaftaran Kamis 1 Juni 2017.

Wakil Bupati Nganjuk Abdul Wachid Badrus alias Gus Wachid, menjadi orang yang pertama datang ke Kantor DPC PDIP Nganjuk mengambil formulir. Dia tidak sendirian, melainkan didampingi Novi Rahman Hidayat, putra pengusaha terkenal di Nganjuk Haji Imam Mukhayat Syah. Mereka yang sama-sama mengenakan batik cokelat, diterima oleh Ketua Panitia Sunaryo, Jumat 2 Juni 2017.

Tak lama berselang, giliran Njono Djojo Astro, pengusaha Nganjuk yang pernah maju lewat jalur independen pada Pilbup Nganjuk 2012. Namun, Njono tidak langsung datang sendiri mengambil  formulir, melainkan diwakilkan tim suksesnya.

Untuk diketahui, PDIP menjadi partai politik pertama di Kabupaten Nganjuk, yang membuka pendaftaran bacabup dan bacawabup untuk Pilkada Serentak 2018. Pengambilan formulir dibuka mulai 1 Juni 2017 sampai 14 Juni 2017, sedangkan pengembalian formulir 15 Juni 2017 sampai 30 Juni 2017.

“Pendaftaran sudah dibuka, berdasarkan hasil rapat kerja cabang (rakercab) DPC PDIP Nganjuk, yang dipimpin Plh Ketua DPC PDIP Nganjuk Budi Sulistyono (Bupati Ngawi, red),” ujar Tatit Heru Tjahjono, fungsionaris PDIP Nganjuk kepada wartawan Kamis, 1 Juni 2017.

Menurut Tatit, siapapun asalkan warga negara Indonesia memiliki hak yang sama untuk mendaftar. Meskipun, PDIP disebutnya tetap mengutamakan kader terbaik untuk bisa diusung. “Hasil survei partai terhadap bakal calon nanti akan menjadi syarat utama agar bisa diusung,” ujar pria yang kini menjabat anggota DPRD Nganjuk tersebut.

PDIP mematok beberapa kriteria yang harus dipenuhi para bakal calon untuk bisa diusung parpol berlogo banteng moncong putih tersebut. Contohnya tidak cacat hukum, memiliki elektabilitas tinggi, dan bisa diterima oleh masyarakat Nganjuk.

Menurut informasi dari sumber internal PDIP Nganjuk, ada sejumlah nama yang potensial mendaftar dan diusung PDIP untuk Pilkada Nganjuk 2018, selain tiga nama yang sudah mengambil formulir hari ini.

Antara lain Ita Triwibawati (istri Bupati Taufiqurrahman), Siti Nurhayati alias Bu Hanung (mantan Bupati Nganjuk 2003-2008), Anggoro Sukartono (mantan Kapolres Nganjuk), Gondo Hariyono (Ketua PSHT Nganjuk), hingga nama Pringgo Digdo Jati (pengusaha). Dari internal kader muncul nama Tatit Heru Tjahjono dan Marhaen Djumadi. (ab/hs/2017)

Lihat Profil Redaksi MATAKAMERA.NET
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname