Air Terjun Sedudo Ditutup untuk Umum Mulai 6 Oktober 2017

nganjuk
Wisata Air Terjun Sedudo ditutup sementara setidaknya selama tiga bulan ke depan, untuk kelancaran kegiatan pembangunan dan pengembangan kawasan setempat (matakamera/gwantoro.wawan)
Selasa 3 Oktober 2017 ||
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk – Untuk tiga bulan ke depan, objek wisata Air Terjun Sedudo ditutup. Keputusan tersebut menyusul rencana renovasi atau pembangunan sarana dan prasarana pada tempat pelesir andalan Kabupaten Nganjuk tersebut.

Surat pemberitahuan penutupan diterbitkan oleh Dinas Pariwisata, Kepemudaan Olahraga dan Kebudayaan (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk pada Selasa 3 Oktober 2017.

Surat bernomor 556/1718/411.302.2017 itu menyebutkan, sehubungan dengan dibangunnya Objek Wisaa Ari Terjun Sedudo Tahun Anggaran 2017, demi kelancaran pembangunan dan keselamatan pengunjung, maka Sedudo akan ditutup mulai Jumat 6 Oktober 2017 sampai 25 Desember 2017 mendatang.

Kepala Disparporabud Nganjuk Gondo Hariyono yang menandatangani surat tersebut mengatakan, proses kegiatan pembangunan Sedudo saat ini sudah berjalan. Kawasan setempat baru akan ditutup total sehari setelah perhelatan wisata budaya Siraman Sedudo,yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis 5 Oktober 2017.

 “Ditutup sementara untuk dilakukan pembangunan kawasan wisata Sedudo,” kata Gondo dikonfirmasi Selasa 3 oktober 2017.

Dijelaskan, renovasi ini merupakan upaya untuk meningkatkan pelayanan pariwisata, sehingga berdampak positif terhadap putaran perekonomian warga sekitar.

Menurut informasi yang dihimpun matakamera.net dari situs LPSE Kabupaten Nganjuk, proyek pembangunan Objek Wisata Sedudo dianggarkan melalui APBD 2017, dengan nilai pagu skitar 12 milyar. (ds/ab/2017)

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname