Sareh Wiyono Sosialisasikan Empat Pilar di Rumah Aspirasi Gerindra Nganjuk

Anggota MPR/DPR-RI Sareh Wiyono memberikan materi empat pilar kebangsaan kepada ratusan konstituen, di Rumah Aspirasi Partai Gerindra Kabupaten Nganjuk, Kamis 7 Februari 2019 (ist)

Kamis 7 Februari 2019
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk - Dalam rangka melaksanakan tugas sesuai Undang-Undang, Anggota MPR berkewajiban melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat yang salah satunya kegiatannya adalah sosialisasi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika di daerah pemilihannya.

Hal ini seperti dilakukan oleh Anggota MPR RI dapil VIII jatim, DR.H.Sarehwiyono M, SH.,MH, saat menggelar sosialisasi 4 pilar MPR RI  dengan tema pelaksanaan UUD 1945, Sosialisasi ini dilakukan di hadapan 150 Anggota perwakilan PedagangPasarTradisional Wage Nganjuk, JawaTimur yang bertempat Aula Rumah Aspirasi DR.H.Sarehwiyono M, SH.,MH.

Menurut Sareh, kegiatan sosialisasi tersebut dilaksanakan sebagai salah satu wahana untuk lebih memasifkan  pelaksanaan nilai-nilai luhur bangsa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara sebagaimana terdapat yang terdapat pada Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika termasuk di kalangan para pedagang pasar tradisional Nganjuk ini.

Sarehmengatakan, sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh, terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika, dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Selain itu, juga sebagai ajang untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat tentang pelaksanaan Pancasila, Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika.

Lebih lanjut Sarehmengatakan, MPR RI harus lebih masif dan konsisten dalam melakukan sosialisasi 4 pilar bernegara ini agar masyarakat bisa memahami konstitusi negara nya secara utuh dan dapat meminimalisir doktrin kekerasan yang berbau agama yang dapat merusak kesatuan dan persatuan masyarakat,

"Kami rasa hal itu sangat penting terutama sosialisasi melalui media untuk lebih memaksimalkan lagi implementasi empat pilar di kalangan masyarakat," pungkas Sareh.

(ds/ab/ads/2019)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname