Uluran Tangan untuk Pemuda Penderita Kanker Wajah di Nganjuk

Anggota Komisi IV DPRD Nganjuk Karyo Sulistyono saat menjenguk Slamet Edy Irawan di rumahnya, di Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Selasa 12 November 2019 (foto : Panji)

Selasa 12 November 2019
by Panji LS

matakamera, Nganjuk - Slamet Edy Irawan, pemuda 31 tahun asal Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk, sudah setahun ini menderita penyakit luka di sebagian besar kulit wajahnya.

Pemuda lajang yang biasa dipanggil Edy ini diduga mengidap penyakit kanker kulit yang kondisinya sudah akut.

Makin hari penyakit yang dideritanya semakin parah. Anak sulung dari pasangan Mujito -Sumini ini nyaris tak bisa berbicara dan melihat. Ini karena luka terbuka sudah menjalar di bibir, hidung, pipi, hingga mendekati mata.


Sumini, ibu kandung Edy, saat ditemui di rumahnya Selasa, 12 November 2019, bercerita, Edy sebelumnya saat bekerja di sebuah pabrik galon air di Sidoarjo. Setiap bekerja dia selalu memakai masker wajah. Belakangan, dia mulai merasa gatal-gatal di wajahnya, kemudian digaruk.

Namun makin hari rasa gatal itu malah dirasa semakin parah hingga sampai menyebabkan luka.

Meski mengaku sempat dibawa ke dokter di Krian Sidoarjo, namun lukanya tak juga sembuh bahkan semakin parah.

Kemudian keluarganya berisiatif merawatnya ke RSUD Nganjuk. Setelah di itu pihak RSUD Nganjuk memberi rujukan untuk berobat ke RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Sumini mengatakan, hingga kini sudah tiga kali bolak-balik Nganjuk-Surabaya, namun hanya diberi tindakan ganti perban. Edy belum pernah ditangani secara lebih intensif, untuk mengobati jenis penyakitnya.

Sumini pun berharap penyakit anaknya mendapat perhatian dari pemerintah, mengingat keluarga ini memegang kartu BPJS dan KIS.

Sementara itu, Karyo Sulistyono, dari anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Nganjuk, yang menjenguk Edy di rumahnya Selasa 12 November 2019 mengatakan, pihaknya berjanji akan berupaya maksimal dengan segala cara, agar Slamet Edy Irawan bisa segera ditangani penyembuhan penyakitnya di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Karyo mengaku juga mengupayakan dan berkoordinasi dengan pihak Pemkab Nganjuk, agar Edy dibebaskan dari biaya pengobatan maupun biaya operasinya nanti. Hal ini mengingat kondisi penderita tergolong tidak mampu dan perlu ada perhatian dan bantuan dari pemerintah.
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname