![]() |
| Pelepasan Mutiara Hati Kelas IX SMPN 7 Nganjuk Kamis (4/6/2026), berlangsung haru dan khidmat |
Sebanyak 281 siswa dinyatakan lulus, terdiri dari 158 siswa putra dan 123 siswa putri. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan dihadiri orang tua/wali murid, jajaran guru, serta para tamu undangan.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala SMPN 7 Nganjuk, Minarti S.Pd., M.Pd., tampak haru saat menyampaikan pesan kepada para lulusan. Dalam sambutannya, Minarti mengatakan bahwa SMPN 7 Nganjuk saat ini terus berproses melakukan perubahan menuju arah yang lebih baik. Sehingga para siswa diminta untuk ikut menjaga dan melanjutkan perubahan positif tersebut.
“Anak-anakku para mutiara hati kami, kami bangga atas pencapaian kalian yang mau bersama-sama berubah lebih baik. Hari ini kami melepas kalian dengan doa terbaik untuk melangkah ke jenjang berikutnya,” ujarnya.
Minarti kemudian menekankan kepada para siswa kelas IX yang baru saja lulus dan keluarga besar SMPN 7 Nganjuk, untuk bersama-sama mempertahankan proses perubahan yang sedang berlangsung di sekolah.
Minarti kemudian menekankan kepada para siswa kelas IX yang baru saja lulus dan keluarga besar SMPN 7 Nganjuk, untuk bersama-sama mempertahankan proses perubahan yang sedang berlangsung di sekolah.
“Mari kita pertahankan perubahan ke arah yang lebih baik. SMPN 7 Nganjuk ini masih dalam proses berubah menuju lebih baik. Jadi, yang harus dijaga itu perubahan positifnya. Kalau ada hal yang kurang baik, diperbaiki menjadi lebih baik. Harus sungguh-sungguh,” tukas Minarti.
Dalam momentum tersebut, Minarti juga menyampaikan capaian prestasi membanggakan dalam tes kemampuan akademik (TKA), yakni nilai tertinggi Bahasa Indonesia 96,37 dan numerasi 86.67.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto S.STP, dalam sambutannya mengatakan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam dunia pendidikan.
“Anak-anak kami sekalian, lulus dari SMP bukan akhir dari pembelajaran. Ini adalah awal perjuangan kalian untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Puguh juga menekankan pentingnya menentukan pilihan sekolah lanjutan secara bijak. “Pilihan kalian setelah ini akan sangat menentukan masa depan. Jangan sampai salah langkah. Jadikan ilmu yang sudah diberikan guru sebagai bekal untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Ketua Komite Sekolah, Mujayanah, turut memberikan apresiasi kepada para siswa dan guru. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras para guru dan siswa. Hari ini adalah buah dari proses panjang yang penuh perjuangan,” katanya.
Sebelum acara inti, para tamu disuguhi berbagai penampilan seni dan budaya dari siswa, mulai dari tari tradisional Nusantara hingga atraksi kreatif lainnya yang mendapat tepuk tangan meriah dari hadirin.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi serah terima siswa melalui tradisi pedang pora yang berlangsung khidmat. Disusul pelepasan dua ekor burung merpati sebagai simbol harapan dan kebebasan untuk meraih cita-cita.
“Semoga kalian semua sukses di masa depan dan tetap membawa nama baik sekolah,” tutup Minarti dalam akhir acara yang berlangsung penuh haru tersebut.
Rif/Pas/2026
Dalam momentum tersebut, Minarti juga menyampaikan capaian prestasi membanggakan dalam tes kemampuan akademik (TKA), yakni nilai tertinggi Bahasa Indonesia 96,37 dan numerasi 86.67.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto S.STP, dalam sambutannya mengatakan bahwa kelulusan bukan akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam dunia pendidikan.
“Anak-anak kami sekalian, lulus dari SMP bukan akhir dari pembelajaran. Ini adalah awal perjuangan kalian untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” ujarnya.
Puguh juga menekankan pentingnya menentukan pilihan sekolah lanjutan secara bijak. “Pilihan kalian setelah ini akan sangat menentukan masa depan. Jangan sampai salah langkah. Jadikan ilmu yang sudah diberikan guru sebagai bekal untuk melangkah lebih jauh,” ujarnya.
Ketua Komite Sekolah, Mujayanah, turut memberikan apresiasi kepada para siswa dan guru. “Kami sangat mengapresiasi kerja keras para guru dan siswa. Hari ini adalah buah dari proses panjang yang penuh perjuangan,” katanya.
Sebelum acara inti, para tamu disuguhi berbagai penampilan seni dan budaya dari siswa, mulai dari tari tradisional Nusantara hingga atraksi kreatif lainnya yang mendapat tepuk tangan meriah dari hadirin.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi serah terima siswa melalui tradisi pedang pora yang berlangsung khidmat. Disusul pelepasan dua ekor burung merpati sebagai simbol harapan dan kebebasan untuk meraih cita-cita.
“Semoga kalian semua sukses di masa depan dan tetap membawa nama baik sekolah,” tutup Minarti dalam akhir acara yang berlangsung penuh haru tersebut.
Rif/Pas/2026






0 komentar:
Posting Komentar