Sidak Waduk Ambrol, Komisi III Desak Pemkab Nganjuk Segera Perbaiki

Fauzi Irwana mengecek langung kondis kerusakan bangunan Waduk Sumberkepuh, yang sudah tiga tahun terakhir membahayakan petani dan warga di 13 desa sekitarnya
Selasa 19 Januari 2021

matakamera, NGANJUK – Bangunan irigasi Waduk Sumberkepuh, Desa Sumberkepuh, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk mengalami kerusakan yang cukup parah. Dua titik bangunan utama ambrol, sehingga berdampak pada pasokan air untuk belasan desa sekitarnya.

Mengetahui hal itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk Fauzi Irwana langsung melakukan inspeksi ke lokasi kerusakan pada Senin 18 Januari 2021 Fauzi mendatangi lokasi didampingi sejumlah kepala desa dan petani terdampak.

Di lokasi, didapati dua titik ambrol pada bangunan inti waduk. Salah satunya berdiameter sekitar lima meter dengan kedalaman sekitar tiga meter.

Saji, Kepala Desa Ketandan, Kecamatan Lengkong, di lokasi menjelaskan bahwa kerusakan sudah terjadi sejak tiga tahun lalu. Dampak kerusakan bangunan waduk tersebut dirasakan oleh petani di 13 desa, termasuk di desanya.

"Kerusakan sudah terjadi sejak tahun 2017, dan sampai sekarang belum diperbaiki," kata Saji.


Dalam kurun waktu itu pula, praktis para petani tidak bisa memanfaatkan air waduk untuk irigasi sawah mereka.

Di musim hujan, lanjut Saji, warga di sekitar waduk juga merasakan dampak buruk lainnya, yakni luapan air waduk yang tidak terbendung mengakibatkan banjir yang menggenangi sawah hingga pemukiman.

Untuk penanganan sementara, warga secara swadaya membuat tanggul darurat dari karung berisi pasir dan batu-batuan.

Dikonfirmasi usai sidak, Fauzi Irwana yang kebetulan juga merupakan wakil rakyat asal dapil setempat, akan segera menindaklanjutinya kepada dinas terkait. Khususnya Dinas PUPR Kabupaten Nganjuk.

"Sebetulnya dua bulan yang lalu Kepala Dinas PUPR Nganjuk sudah pernah mengecek ke sini. Tapi sampai sekarang belum ada tindaklanjutnya. Padahal kondisi kerusakan ini membahayakan dan merugikan petani sekitar waduk," urai politisi Partai Demokrat ini.

Lebih lanjut Fauzi mengatakan, terkait permasalah ini sebenarnya pemerintah daerah memiliki cadangan dana tidak terduga (DTT). 

"Harusnya pemerintah daerah bisa bergerak cepat menangani kerusakan ini agar tidak tambah meluas. Kami di Komisi III akan mendorong agar sesegera mungkin diperbaiki," pungkasnya.

Reporter : Panji Lanang S

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname