![]() |
| Rais Syuriah PCNU Nganjuk KH Ali Mustofa Said menyerahkan Surat Rekomendasi PCNU Nganjuk kepada Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Selasa (10/2/2026) |
Kunjungan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 hingga 10.30 WIB tersebut menjadi momentum awal membangun sinergi antara kepolisian dan organisasi keagamaan dalam menjaga kondusivitas daerah.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Suria didampingi sejumlah pejabat utama Polres Nganjuk, di antaranya Kasat Lantas, Kasat Binmas, Kasi Propam, Kasat Sabhara, serta Kapolsek Sukomoro.
Rombongan disambut langsung oleh jajaran PCNU Nganjuk yang dipimpin Rais Syuriyah KH. Ali Mustofa Said dan Ketua Tanfidziyah KH. Moh. Hasyim Afandi, bersama sembilan pengurus harian lainnya.
Di hadapan jajaran PCNU, AKBP Suria memperkenalkan diri sekaligus mengenalkan para pejabat yang mendampinginya. Ia mengaku merasa nyaman bertugas di Kabupaten Nganjuk yang dinilainya memiliki situasi aman dan masyarakat yang ramah.
Bahkan, mantan Kasat Narkoba Polrestabes Surabaya itu sempat memuji mengenai kekayaan kuliner Nganjuk yang dinilai lezat dan terjangkau, dibandingkan daerah asalnya di Medan maupun wilayah luar Jawa lainnya.
AKBP Suria juga menyampaikan harapannya, agar Polres Nganjuk dapat menjalin kerja sama yang erat dengan PCNU dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.
Menurutnya, peran tokoh agama dan organisasi kemasyarakatan sangat penting dalam menciptakan suasana yang harmonis serta menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga ketertiban bersama.
Ketua Tanfidziyah PCNU Nganjuk KH. Moh. Hasyim Afandi menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres beserta jajarannya. Ia menilai silaturahmi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat kebersamaan serta menjaga kerukunan, keguyuban, dan kedamaian masyarakat Nganjuk.
Pada kesempatan itu, PCNU Kabupaten Nganjuk juga menyampaikan enam rekomendasi kepada Kapolres Nganjuk sebagai masukan dalam pelaksanaan tugas ke depan. Keenam poin rekomendasi tersebut adalah:
1. Penertiban warung yang tetap beroperasi secara terbuka saat bulan Ramadan dengan memberikan penutup sebagai bentuk penghormatan kepada umat Islam yang berpuasa.
2. Mendorong perhatian serius terhadap pencegahan bentrok antar perguruan silat.
3. Pengawasan dampak industrialisasi akibat pembangunan pabrik di wilayah Nganjuk bagian utara.
4. Penyediaan fasilitas ibadah bagi karyawan di kawasan industri, baik dari sisi alokasi waktu maupun sarana tempat ibadah.
5. Pencegahan kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
6. Menertibkan keberadaan homestay agar tidak disalahgunakan sebagai tempat praktik asusila.
Dokumen rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Rais Syuriyah PCNU Nganjuk KH. Ali Mustofa Said, Katib PCNU Nganjuk Drs. KH. Bisri Hisyam, Ketua Tanfidziyah PCNU Nganjuk Drs. M. Hasyim Afandi, M.Ag., serta Sekretaris PCNU Nganjuk Dr. M. Ali Anwar.
"Silaturahmi ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antara ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial serta mewujudkan kehidupan masyarakat Nganjuk yang aman, religius, dan harmonis," pungkas Hasyim.
Rif/Pas/2026



0 komentar:
Posting Komentar