TNI AL Tanam Kedelai di Nganjuk, Ketua DPRD Apresiasi Bantuan Benih hingga Jaminan Harga Pasca Panen

Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menanam benih kedelai bersama Komandan Kodaeral V, Bupati Nganjuk dan Forkopimda Nganjuk di Desa Ngudikan, Kamis (5/3/2026)
Kamis 5 Maret 2026

NGANJUK, matakamera.net – Gerakan Tanam Kedelai digelar di lahan persawahan Desa Ngudikan, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (5/3/2026). Program yang digagas Komando Daerah TNI Angkatan Laut V (Kodaeral V) bersama Kementerian Pertanian RI dan Pemerintah Kabupaten Nganjuk itu menjadi bagian dari penguatan ketahanan pangan nasional.

Penanaman benih kedelai dilakukan langsung oleh Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Ditjen Tanaman Pangan Kementan RI Dyah Susilokarti, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, serta jajaran Forkopimda.

Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengapresiasi langkah Kodaeral V yang turun langsung membantu petani kedelai di Nganjuk. Menurutnya, intervensi ini sangat positif karena tidak hanya memberikan bantuan benih, tetapi juga menjamin kepastian pasar bagi hasil panen petani.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh Kodaeral V yang telah membantu petani kedelai di Nganjuk. Apalagi komandannya, Laksda TNI Ali Triswanto, juga putra asli Nganjuk,” ujar Tatit.

Tatit menuturkan, hal penting dari program tersebut adalah adanya penandatanganan kesepakatan pasca jual yang menjamin harga kedelai saat panen nanti. Dengan demikian, petani tidak lagi khawatir harga anjlok saat produksi melimpah.


“Selain bantuan benih, tadi juga ada penandatanganan pasca jual. Artinya harga jual saat panen nanti sudah jelas dan tidak akan murah karena sudah ada kesepakatan,” ujarnya.


Kesepakatan tersebut juga diperkuat melalui nota kesepahaman dengan Gabungan Koperasi Produsen Tempe Tahu Indonesia (Gakoptindo) sebagai pembeli hasil panen kedelai petani.

Tatit menambahkan, benih yang diberikan merupakan varietas unggul dengan kualitas biji yang lebih besar dan bersih dibanding kedelai lokal biasa.

“Bibitnya bibit unggul. Hasilnya lebih besar dan kualitasnya lebih baik dibanding kedelai lokal yang biasanya kecil,” jelasnya.

Menurut Tatit, DPRD Nganjuk memandang program ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan petani kedelai sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

“Program ini luar biasa. Kami tentu men-support penuh karena tujuannya untuk kesejahteraan petani kedelai. Apalagi ini menjadi percontohan di Kabupaten Nganjuk. Harapannya program ini berhasil sesuai yang kita harapkan bersama,” tandasnya.

Sementara itu, Komandan Kodaeral V Laksda TNI Ali Triswanto mengatakan, kegiatan tanam kedelai ini difokuskan pada kesiapan lahan dan sarana pendukung, sekaligus mengoptimalkan koordinasi antara pemerintah daerah dan kelompok tani agar produksi kedelai meningkat.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menambahkan, saat ini luas lahan kedelai di Kabupaten Nganjuk mencapai sekitar 3.200 hektare yang tersebar di Kecamatan Rejoso, Bagor, Wilangan, Gondang, dan Kecamatan Nganjuk.

“Dengan bantuan benih unggul ini kami optimistis produksi kedelai di Nganjuk akan meningkat. Apalagi kedelai menjadi salah satu dari lima komoditas utama pertanian di Nganjuk,” pungkasnya.

Rif/Pas/2026
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System