Ada Pesaing Ubud di Nganjuk, Yakin Nggak Mau Jalan-Jalan ke Sini?

nganjuk
Pemandangan sawah terasiring berlatar bukit yang memukau, di Desa Kebonagung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (matakamera.net/foto : IG kamalasharii)
Rabu 29 Maret 2017 | by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk – Setahun terakhir, mulai banyak spot wisata baru bermunculan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Sebagian besar bertema wisata alam di kawasan selatan, yang merupakan area perbukitan lereng Gunung Wilis. Tempat pelesiran itu mulanya dirintis sendiri oleh warga setempat.

Salah satunya adalah Desa Wisata Kebonagung, Kecamatan Sawahan. Di sini, warga dan kepala desanya bahkan menjadikan setiap sudut kampung layak disinggahi. Mulai dari kerajinan rumah tangga tematik di setiap gang, sampai membuat trek sepeda downhill menembus hutan.

Namun yang paling menyita perhatian, adalah suguhan hamparan luas sawah terasiring di sepanjang tepian jalan utama desa. Dataran tinggi membuat bentuk persawahan di desa ini istimewa. Berbeda dengan kebanyakan sawah desa lain di Kabupaten Nganjuk yang datar. “Bentuknya bertingkat-tingkat, atau bisa disebut sawah terasiring,” kata Mali, pegiat wisata di Kecamatan Sawahan.

Pemandangan eksotis bisa dinikmati langsung dari tepi jalan, yang merupakan jalur utama Nganjuk menuju Air Terjun Sedudo. Tempatnya asyik untuk berfoto-foto, baik di siang hari saat cuaca cerah, atau pagi buta untuk menikmati matahari terbit di balik bukit, di sisi timur persawahan.

Tepat di tengah-tengah hamparan sawah terasiring tersebut, dipasang deretan huruf besar yang membentuk kata ’Kebonagung’. “Andai tidak ada tulisan itu, di foto pasti banyak yang mengira ini di Ubud Bali, atau di Klungkung,” ujar Mali. Kawasan wisata di Pulau Dewata itu memang dikenal punya pemandangan sawah terasiring yang menawan.    

nganjuk
di kawasan hutan bukit Desa Kebonagung juga tersedia trek olahraga menantang sepeda downhill (matakamera/foto : IG daffazaidani)
Masih satu rangkaian dengan spot sawah terasiring, di sisi timur terdapat wahana Goa Ndalem. Saat ini sudah dibangun sebuah rangkaian huruf raksasa membentuk tulisan Goa Ndalem berwarna putih terang, di dinding barat bukit Ndalem. Dengan begitu, lokasinya bisa terlihat jelas dari jalan raya Nganjuk-Sedudo. Bentuknya sekilas mirip Hollywood Sign di Los Angeles, California, Amerika Serikat. “Lokasinya dekat dengan sawah, jadi bisa sekalian dikunjungi,” tambah Mali.

Menurut riwayat setempat, Bukit Goa Ndalem dahulu merupakan padepokan tokoh ulama Raden Ayu Kaji Siti Kalimah. Disebut-sebut sebagai keturunan Raden Patah dari kerajaan Islam Demak. Anda tertarik? Yuk jalan-jalan ke Kebonagung! (ab/2017)

Lihat Juga : Aneka Lokasi Wisata Menakjubkan di Kabupaten Nganjuk

Kontak informasi seputar pariwisata di Nganjuk : 085233550161
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System