Tantang Juara Bertahan Cahaya Muda di Final, Jangan Remehkan Maguan FC

Final Mliwis Cup XII Bertabur Bintang, Suguhkan Pertandingan Sengit
Suasana pembukaan turnamen Sepakbola Mliwis Putih Cup XII pada 12 September 2018 lalu. Partai final dijadwalkan berlangsung Ahad 14 Oktober 2018 besok (ist)

Sabtu 13 Oktober 2018
by Panji LS

matakamera, Nganjuk - Kompetisi sepakbola tahunan di Kabupaten Nganjuk bertajuk Mliwis Putih Cup XII tahun 2018 memasuki babak final.

Turnamen antar desa itu kembali menampilkan sederet pemain kelas nasional, yang pernah memperkuat tim sepakbola papan atas tanah air.

Pertandingan final Mliwis Putih Cup XII dijadwalkan berlangsung di lapangan Kelurahan Jatirejo, Kecamatan Nganjuk, pada Ahad sore 14 Oktober 2018  mulai pukul 15.00 WIB.

Dua klub yang bertanding adalah juara bertahan Cahaya Muda FC dari Desa Sukorejo, Kecamatan Rejoso, melawan tim Maguan FC, Berbek.

Lolosnya Maguan FC ke partai final menjadi sorotan, karena awalnya tim ini dianggap underdog dan tidak diperhitungkan. Nyatanya, secara mengejutkan Maguan FC mampu menyingkirkan puluhan kesebelasan lainnya hingga bertemu dengan juara bertahan Cahaya Muda Sukorejo.

Manajer Maguan FC Raditya Haria Yuangga mengatakan, tim asuhannya terbukti menjadi 'kuda hitam' dalam turnamen ini. Para pemainnya yang terdiri dari talenta lokal dan pemain nasional mampu bermain kompak dan berani.

"Jadi jangan remehkan kami. Maguan FC yakin bisa merebut piala dari tangan Cahaya Muda," ujar Yuangga yang juga anggota DPRD Nganjuk tersebut.

Sementara itu, Cahaya Muda asuhan Kades Sukorejo Andri Setyo Purwoko juga dalam keadaan siap tempur menghadapi partai final besok.

Andri optimis timnya bisa mempertahankan gelar juara, karena kualitas pemain yang mumpuni. Apalagi, ada sederet pemain yang sengaja didatangkan dari klub-klub sepakbola nasional, khusus untuk memperkuat skuad Cahaya Muda.

"Ini menjadi daya tarik dan kekuatan Cahaya Muda." ujar Andri.

Pihak Panitia Mliwis Putih Cup XII menjanjikan pertandingan seru pada Ahad sore besok. ribuan penonton diprediksi akan memadati lapangan Jatirejo. Panitia sengaja mengundang kesebelasan yang bisa menyuguhkan permainan cantik. Selain sebagai hiburan bagi penggila bola, juga sebagai sarana berlatih dengan cara melihat teknik permainan yang disuguhkan.

"Nganjuk banyak penggila bola, tapi banyak yang belum pernah melihat pertandingan liga nasional. Baru di lapangan ini bisa melihat permainan sekelas liga nasional," ucap Wahyudi, salah satu warga Kelurahan Jatirejo, Nganjuk.

(ds/ab/2018)


Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname