Salah satu wujud nyatanya terlihat dalam peresmian Jalan Pinggir–Ngepung, Kecamatan Lengkong, Kamis (22/1/2026).
Dalam agenda tersebut, Fauzi Irwana hadir mendampingi Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, serta Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono.
Peresmian jalan ini menjadi momentum penting, sekaligus bukti bahwa aspirasi warga yang selama ini disuarakan akhirnya terjawab melalui pembangunan konkret.
Fauzi Irwana yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi IV DPRD Nganjuk menekankan bahwa proyek jalan Pinggir–Ngepung merupakan bentuk komitmen dan Sinergi Pemkab Nganjuk bersama DPRD Nganjuk.
Ia mengingat kembali kunjungannya sekitar satu setengah tahun lalu ke wilayah tersebut, saat kondisi jalan masih jauh dari kata layak.
“Waktu itu, akses jalan sangat memprihatinkan. Aspirasi warga kami dengar, lalu kami dorong bersama pemerintah daerah agar pembangunan ini masuk skala prioritas,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menyampaikan bahwa DPRD terus berinisiatif dan berkomitmen mengawal kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jalan Desa Pinggir hingga Ngepung merupakan hasil dari sinergi dan keberpihakan terhadap aspirasi rakyat.
“Kami akan terus mengawal dan menindaklanjuti setiap kebutuhan masyarakat Kabupaten Nganjuk hingga akhir masa jabatan, agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Tatit.
Lebih jauh, Fauzi Irwana menekankan bahwa pembangunan jalan dengan spesifikasi rigid beton ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang. Meski menelan biaya besar, infrastruktur yang kuat dan berkualitas diyakini mampu membuka akses ekonomi masyarakat secara lebih luas.
“Dengan jalan yang bagus, masyarakat menjadi merdeka dalam akses transportasi. Sektor pertanian akan terdongkrak, harga hasil tani tidak lagi jatuh karena sulitnya distribusi. Nilai ekonomi warga pasti ikut naik,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi komunikasi yang solid antara legislatif dan eksekutif, sehingga pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 6 kilometer ini dapat terealisasi dengan kualitas yang mantap.
Peresmian jalan ditandai dengan pemotongan pita, disusul tasyakuran dan potong tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. Jalan yang kini mulus dan kokoh tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Lengkong.
Rif/Pas/2026
“Waktu itu, akses jalan sangat memprihatinkan. Aspirasi warga kami dengar, lalu kami dorong bersama pemerintah daerah agar pembangunan ini masuk skala prioritas,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono menyampaikan bahwa DPRD terus berinisiatif dan berkomitmen mengawal kebutuhan masyarakat. Menurutnya, pembangunan jalan Desa Pinggir hingga Ngepung merupakan hasil dari sinergi dan keberpihakan terhadap aspirasi rakyat.
“Kami akan terus mengawal dan menindaklanjuti setiap kebutuhan masyarakat Kabupaten Nganjuk hingga akhir masa jabatan, agar pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Tatit.
Lebih jauh, Fauzi Irwana menekankan bahwa pembangunan jalan dengan spesifikasi rigid beton ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan investasi jangka panjang. Meski menelan biaya besar, infrastruktur yang kuat dan berkualitas diyakini mampu membuka akses ekonomi masyarakat secara lebih luas.
“Dengan jalan yang bagus, masyarakat menjadi merdeka dalam akses transportasi. Sektor pertanian akan terdongkrak, harga hasil tani tidak lagi jatuh karena sulitnya distribusi. Nilai ekonomi warga pasti ikut naik,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi komunikasi yang solid antara legislatif dan eksekutif, sehingga pembangunan jalan sepanjang kurang lebih 6 kilometer ini dapat terealisasi dengan kualitas yang mantap.
Peresmian jalan ditandai dengan pemotongan pita, disusul tasyakuran dan potong tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur. Jalan yang kini mulus dan kokoh tersebut menjadi simbol harapan baru bagi masyarakat Lengkong.
Rif/Pas/2026


0 komentar:
Posting Komentar