Jelang Pilkada Kediri, KPU Simulasi Coblosan Bebas Covid-19

Salah satu adegan simulasi penerapan protokol kesehatan di TPS, dalam pemungutan suara Pilkada Kediri 2020/panji-matakamera.net
Senin 2 November 2020

matakamera, Kediri – Agenda pemungutan suara pemilihan Bupati-Wakil Bupati (Pilbup) Kediri 9 Desember 2020 mendatang, bakal dilaksanakan dengan protokol kesehatan ketat. Hal ini untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Sebagai langkah persiapan, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kediri menggelar simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara serta Penggunaan Aplikasi SIREKAP di TPS, pada Sabtu 31 Oktober 2020 kemarin.

Simulasi dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, di halaman kantor KPU Kabupaten Kediri. Hadir langsung memantau acara, Ketua KPU RI Arief Budiman, didampingi KPU Jawa Timur, Bawaslu Jawa Timur, serta KPU Kabupaten-kota se-Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan Bali.

Sebagai tuan rumah, Ketua KPU Kabupaten Kediri Ninik Sunarmi mengampaikan, acara simulasi ini dilaksanakan sebagai gambaran dalam melaksanakan pemungutan dan penghitungan suara yang aman di tengah pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

“Ada 12 hal baru yang dilaksanakan dalam Pemilihan Serentak kali ini, di mana hal ini sebagai upaya menyelenggarakan pemilihan yang aman dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” ungkap Ninik Sunarmi, di sela-sela simulasi.

Ninik menjelaskan, hal baru tersebut mulai dari dilakukannya sterilisasi area TPS dengan desinfektan secara berkala, penggunaan APD bagi petugas KPPS, pemilih menggunakan masker, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

Selain itu, juga dilakukan pemeriksaan suhu tubuh, penyediaan hand sanitizer, sarung tangan plastik, tinta tetes tanda telah menggunakan hak pilih, jaga jarak aman satu meter dan menghindari kontak fisik.

KPU Kediri juga menyiapkan bilik khusus bagi pemilih yang suhu tubuhnya di atas 37,3 derajat celcius.

 “Selain itu untuk menghindari kerumunan massa, Daftar Pemilih (DPT) dalam satu TPS juga dibatasi menjadi sebanyak 500 pemilih setiap TPS,” imbuh Ninik.

Simulasi tersebut dilaksanakan sesuai dengan jadwal waktu dan rangkaian acara pemungutan suara. Yakni dengan mengambil sampel satu TPS, TPS 12 di Desa Sidorejo, Kecamatan Ngasem.

Petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) diperankan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK), Panitia Pemungutan Suara (PPS) setempat. Mereka juga mendatangkan pemilih dari masyarakat yang namanya terdaftar di TPS 12 Desa Sidorejo Kecamatan Ngasem.

Reporter : Panji Lanang S
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname