Pemkab Nganjuk Dorong Wisata Baru Terapkan Protokol Kesehatan

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dan istri saat mengunjungi lokasi wisata Bukit Surga pada Agustus 2020 lalu. Mereka tetap menerapkan protokol kesehatan ketat selama berkeliling ke lokasi wisata baru tersebut/Panji-matakamera.net
Ahad 1 November 2020

matakamera, NGANJUK - Pemerintah Kabupaten Nganjuk mendorong tumbuhnya pariwisata baru, dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Hal ini untuk mendapatkan PAD dari wisatawan yang berkunjung, tanpa khawatir tertular Covid-19.

Salah satunya, di lokasi wisata baru bernama Bukit Surga, yang ada di lereng Gunung Wilis, Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Nganjuk.

Kepala Desa Bareng, Narto Wibowo, mengatakan, untuk mengantisipasi penyebaran dan menjadi klaster baru, kawasan wisata Bukit Surga yang dikelola desanya, sengaja menerapkan protokol kesehatan pada semua pengunjung. Selain cuci tangan, pengecekan suhu dan pemakain masker diwajibkan pada saat memasuki lokasi wisata.

"Dengan dilakukannya penerapan protokol kesehatan, diharapkan dapat menekan penyebaran virus Covid-19 di Kabupaten Nganjuk. Wisatawan yang datang pun akan merasa lebih aman dan nyaman," kata Narto.

Dijelaskannya, Bukit Surga langsung mwnyedot animo masyarakat luas, meskipun belum genap setahun dibuka. Hal ini karena lokasinya yang dikelilingi pemandangan alam di atas bukit. Selain itu, wisatawan bisa melihat keindahan hijau hutan dan pemukiman warga hingga kota Nganjuk dari atas bukit.

Di samping itu, Wisata Bukit Surga yang konsepnya mengikuti kawasan taman terbuka hijau seluas 0,5 hektare tersebut banyak ditanami aneka tanaman bunga yang ditata cukup indah.

Apalagi ada sejumlah fasilitas mulai dari tempat duduk santai hingga menara bambu setinggi 4 meter tepat di atas bukit dikelilingi taman tersebut wisatawan bisa melihat lebih luas eloknya pemandangan alam ciptaan Allah SWT.

Sementara itu, Kasubbag Humas Pemkab Nganjuk, Fitri Kusumawardhani, menambahkan, pemerintah akan terus berupaya memperkenalkan Wisata Bukit Surga melalui berbagai cara.

Nantinya, bukan hanya wisata Desa di Desa Bareng saja yang akan dikenalkan kepada masyarakat tetapi juga desa-desa lain yang memiliki potensi besar dan berbeda-beda.

"Tentunya ini merupakan salah satu wujud kinerja kami dalam upaya semaksimal mungkin menggali dan memperkenalkan program Kepariwisataan di Kabupaten Nganjuk kepada masyarakat luas, dengan menerapkan standar new normal dan protokol kesehatan ketat," tutur Fitri.

Reporter : Panji LS
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname