Pasca-Banjir dan Longsor di Nganjuk, Muhammadiyah Gelar Cek Kesehatan hingga Servis Motor Gratis

Suasana kegiatan baksos cek kesehatan gratis yang diselenggarakan oleh PD Muhammadiyah Nganjuk di Desa Sonopatik, Berbek, Ahad 21 Februari 2021

Ahad 21 Februari 2021

matakamera, Nganjuk - Muhammadiyah Nganjuk bersama sejumlah lembaga sayap, seperti Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqoh (Lazismu), Muhammadiyah Disaster Menegemennt Centre (MDMC), dan Rumah Sakit Aisyiyah (RSI) Nganjuk, menggelar aneka kegiatan bakti sosial, usai kejadian banjir dan tanah longsor layanan psiko-sosial korban longsor.

Baksos digelar pada Ahad 21 Februari 2021, di sejumlah titik lokasi.

Sumilan, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Nganjuk mengatakan, baksos ini merupakan kegiatan lanjutan, setelah pihaknya sebelumnya melakukan rangkaian kegiatan penanganan banjir dan longsor, sejak peristiwa terjadi pada 14 Februari 2021.

Kegiatannya melibatkan berbagai elemen di lingkup Muhammadiyah Nganjuk. Termasuk Angakatan Muda Muhammadiyah Nganjuk.

Adapun bentuk kegiatan baksosnya antara lain pemeriksaan kesehatan, baksos, layanan konseling pasca longsor, hingga menyediakan servis motor gratis di sejumlah tempat yang disponsori oleh mitra kerja.

Ketua Lazismu Nganjuk Juari menyambung, pada kegiatan baksos Ahad 21 Februari 2021, pihaknya menggelar kegiatan di dua tempat.

"Di Desa Sonopatik Berbek untuk cek kesehatan, serta di Desa/Kecamatan Ngetos untuk kegiatan traumatik healing bagi keluarga korban Longsor di Desa Ngetos," ujar Juari.

Mochamad Burhanudin, dokter yang tergabung dalam Tim MDMC Nganjuk mengatakan, tidak kurang dari 200 warga Desa Sonopatik yang mengikuti pemeriksaan kesehatan.

Sedangkan pada kegiatan di Desa Ngetos, Burhanudin menyebut sejumlah keluhan warga seperti gatal-gatal, diare dan darah tinggi.

"Keluarga korban longsor ngetos ada serangkaian layanan konseling dan psikososial," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sonopatik Imam Ahmad mengaku gembira atas digelarnya baksos di desanya. Menurut Imam, desanya juga sempat diterjang banjir pada 14 Februari 2021 dengan ketinggian air sepinggang orang dewasa.

"Terima kasih atas kepedulian Muhammadiyah Nganjuk, warga kami sangat terbantu, " ujar Imam.

(ro/nji)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname