HP Ditelantarkan, Konsumen Kecewa Pelayanan Toko Maju Hardware Nganjuk

Toko elektronik Maju Hardware Nganjuk diduga melakukan tindakan tidak profesional, dalam melayani salah satu konsumen perbaikan HP
Selasa 20 April 2021

matakamera, Nganjuk - Toko gadget dan elektronik Maju Hardware Nganjuk mendapat komplain dari salah satu konsumennya.

Toko yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 18 Nganjuk itu, dinilai memberikan pelayanan buruk dan kurang profesional.

Andika, seorang konsumen atau pelanggan asal Desa Demangan, Kecamatan Tanjunganom mengeluhkan, pramuniaga Maju Hardware dalam memberikan keterangan atau informasi kepada pelanggan dinilainya mengabaikan hak atas informasi yang benar, jelas, dan jujur.

Hal ini terkait kondisi dan jaminan barang dan/atau jasa serta hak untuk didengar pendapat dan keluhannya atas barang
dan/atau jasa yang digunakan.

Andika mengatakan, ia baru-baru ini memperbaiki HP-nya merk Realme C12 di Toko Maju Hardware. Tepatnya pada Ahad 14 Maret 2021. Oleh pihak toko setempat,ia dijanjikan dalam satu minggu perbaikan selesai serta akan dikabari terkait biaya perbaikannya sebelum dilakukan pengambilan.

"Anehnya saya tunggu hingga 10 hari tidak ada kabar dari pihak Maju Hardware, lalu saya datangi toko tersebut," kata Andika, Selasa (20/4).

Berikutnya, saat Andika mendatangi Maju Hardware pada Rabu (24/3) dan menanyakan kondisi HP-nya, salah satu pramuniaga menjelaskan, jika HP tersebut sudah selesai hanya saja tidak ada kurir yang mau mengantar atau mengambil dari tempat servis.

"Katanya, tiap hari Jumat, pihaknya ambil servisan yang sudah jadi, tapi pada Jumat kemarin, lagi tidak ada kurir, maka saya dijanjikan untuk kembali setelah Jumat besok yakni pada Sabtu (27/4), tapi sebelum pengambilan saya akan dihubungi terlebih dahulu oleh pihak Maju Hardware," kata Andika menirukan perkataan salah satu pramuniaga toko Maju Hardware

Sampai waktu yang dijanjikan, pihak Maju Hardware tidak kunjung memberi informasi atas kondisi HP-nya, maka Andika pada Senin (19/4) mencoba menghubungi pihak toko via panggilan WhatsApp. Meski berdering tapi tidak diangkat. Maka pada sore harinya sekitar pukul 15.00 WIB ia mendatangi toko tersebut.

Andika terkejut dan tidak menduga, ternyata selama ini perbaikan HP-nya belum dikerjakan, alias ditelentarkan. Iapun tak bisa menyembunyikan kekecewaannya.

"Saya kaget, yang dulu informasinya sudah selesai ternyata HP saya belum diperbaiki sama sekali. Bahkan yang membuat diri saya jengkel pihak manajemen Maju Hardware tidak memberikan informasi sama sekali atas kondisi HP saya hingga saya mendatangi toko tersebut," keluh Andika.

Ditambah lagi, menurut Andika, pihak pramuniaga katanya tidak bisa menghubungi dirinya atau memberikan informasi atas keadaan HP itu lantaran tidak mempunyai nomor kontak ponselnya. Padahal di nota tertera jelas nomor kontak Andika.

"Dengan alasan yang tidak masuk akal dan terkesan mengabaikan hak konsumen, jelas sangat merugikan saya. Dan saya juga menganggap atas kesalahan tersebut dengan mengabaikan kenyamanan pelanggan atas janji yang diabaikan oleh pihak toko sama artinya Maju Hardware tidak punya itikad baik terhadap saya," tutur Andika sambil menunjukkan nota servisnya.

Andika berharap, pihak manajemen Maju Hardware sebagai pelaku usaha tidak hanya berfikir untuk mencari keuntungan sebesar besarnya tanpa mengindahkan hak untuk memperlakukan atau melayani konsumen secara benar, jujur dan tidak diskriminatif.

Sementara menurut pihak Maju Hardware saat dihubungi media ini melalui pesan WhatsApp mengatakan kalau nama Andika sebagai pelanggan yang memperbaiki Hp merk Realme C12 tidak ada.

"Kami tidak menemukan nama Andika HP C12 dalam sistem kami. Tapi nanti akan kami coba cek lagi," katanya melalui pesan WhatsApp, Selasa (20/4) pukul 10.47 WIB.

(iw/nji)
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname