Sambangi Desa Karangtengah, Ketua DPRD Nganjuk bersama Mbak Estu Sosialisasi-Salurkan PIP

Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, mendampingi Anggota FPDIP DPR RI Sadarestuwati, menyerahkan sertifikat PIP kepada penerima di Desa Karangtengah, Bagor, Nganjuk, Sabtu (24/1/2026)
Sabtu 24 Januari 2026

NGANJUK, matakamera.net - Ketua DPRD Nganjuk, Tatit Heru Tjahjono, mendampingi Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Hj. Sadarestuwati, S.P., M.MA., dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.

Kegiatan tersebut digelar pada Sabtu siang (24/1/2026) di Balai Desa Karangtengah, Kecamatan Bagor. Acara berlangsung khidmat namun penuh keakraban.

Selain penyampaian materi kebangsaan, momentum ini juga diisi dengan pembagian sertifikat dan sosialisasi penerima Program Indonesia Pintar (PIP).

Sebanyak 41 warga Desa Karangtengah yang merupakan penerima beasiswa PIP hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Pembagian sertifikat dilakukan secara simbolis oleh Sadarestuwati, yang akrab disapa Mbak Estu, bersama Ketua DPRD Nganjuk Tatit Heru Tjahjono dan Kepala Desa Karangtengah.


Dalam sambutannya, Tatit Heru Tjahjono menegaskan bahwa sosialisasi Empat Pilar MPR RI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan upaya strategis membangun karakter bangsa sejak dini.


Menurutnya, pemahaman nilai Pancasila dan konstitusi harus berjalan seiring dengan kebijakan yang berpihak pada peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Empat Pilar MPR RI adalah fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Ketika nilai-nilai ini dipahami dan dihayati, maka persatuan akan terjaga. Program Indonesia Pintar yang hari ini kita sosialisasikan adalah wujud nyata kehadiran negara untuk memastikan anak-anak bangsa tetap mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujar Tatit dengan nada tegas dan elegan.

Sementara itu, Mbak Estu dalam paparannya menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman, terlebih di era tantangan global yang semakin kompleks.

Ia menyampaikan bahwa Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya hafalan semata.

“Pendidikan adalah investasi masa depan bangsa. Melalui PIP, negara hadir untuk membantu anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tidak putus sekolah. Sejalan dengan itu, sosialisasi Empat Pilar ini menjadi pengingat bahwa kemajuan bangsa harus dibangun di atas nilai persatuan, keadilan, dan gotong royong,” tutur Mbak Estu.

Kepala Desa Karangtengah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut dan berharap program-program serupa terus berlanjut. Acara ditutup dengan penyerahan sertifikat secara simbolis dan foto bersama.

Rif/Pas/2026
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System