![]() |
| Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan sambutan dalam PIK-R yang digelar Dinas PPKB Nganjuk, Kamis (26/2/2026) |
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat peran remaja dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kesehatan reproduksi hingga pencegahan stunting.
Acara diikuti sekitar 200 peserta dari pembina PIK-R dan anggota Forum GenRe, termasuk 20 semifinalis Duta GenRe Kabupaten Nganjuk 2026.
Hadir dalam kegiatan itu Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.
Dalam sambutannya, Bupati Marhaen menegaskan pentingnya pembinaan remaja melalui program Generasi Berencana (GenRe) sebagai bagian dari upaya percepatan penurunan stunting. Ia mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 yang menekankan bahwa pencegahan stunting harus dimulai sejak sebelum pernikahan.
“Remaja harus memiliki perencanaan hidup yang matang, mulai dari pendidikan, karier, hingga pernikahan. Ini menjadi kunci dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Lebih lanjut Bupati Marhaen menjelaskan, bahwa program ketahanan remaja melalui GenRe bertumpu pada pemberdayaan teman sebaya serta penguatan peran keluarga. Remaja diharapkan mampu melewati lima fase kehidupan secara terencana, sekaligus terhindar dari berbagai risiko seperti pernikahan dini, seks pranikah, dan penyalahgunaan napza.
Sementara itu, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro dalam materinya menyoroti pentingnya kesadaran remaja terhadap HIV/AIDS. Ia mengajak generasi muda untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri dan lingkungan, serta aktif menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Materi lainnya disampaikan oleh Fonny Indri Hartanti, S.Psi, M.Psi, perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang membahas pengelolaan PIK-R sebagai wadah strategis bagi remaja dalam memperoleh informasi, edukasi, dan layanan konseling terkait kehidupan berkeluarga.
Kepala Dinas PPKB Kabupaten Nganjuk, Dra. Asti Widyartini, M.Si, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman remaja agar memiliki sikap dan perilaku positif dalam pengembangan diri, baik secara mental, fisik, intelektual, maupun sosial.
Melalui pembinaan ini, diharapkan lahir remaja GenRe yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga tangguh secara karakter. Mereka diharapkan mampu menjadi pelopor, motivator, sekaligus promotor dalam mengedukasi teman sebaya, sehingga berbagai permasalahan remaja dapat ditekan dan kualitas generasi muda di Kabupaten Nganjuk semakin meningkat.
Rif/Pas/2026


0 komentar:
Posting Komentar