Kunjungi SMPN 4 Nganjuk, Mendikdasmen RI Resmikan Revitalisasi 66 Sekolah

Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti M.Ed.,saat meresmikan revitalisasi sekolah di SMPN 4 Nganjuk, didampingi Kadindik Jatim Dr. Aries Agung Paewai S.STP., M.M., Kadindik Nganjuk Puguh Harnoto S.STP., M.M., dan Kepala SMPN 4 Nganjuk Minarti S.Pd., M.Pd. 
Senin 18 Mei 2026

NGANJUK, matakamera.net - Mendikdasmen RI Prof. Dr. Abdul Mu'ti M.Ed., meresmikan hasil program revitalisasi satuan pendidikan tahun anggaran 2025 sekaligus menandai rencana revitalisasi tahun 2026 di Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan dipusatkan di SMP Negeri 4 Nganjuk yang menjadi salah satu sekolah penerima bantuan revitalisasi.

Peresmian itu dihadiri jajaran pemerintah pusat dan daerah, termasuk Kepala Dinas Pendidikan Jatim Dr. Aries Agung Paewai S.STP., MM. 

Kedatangan rombongan menteri disambut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nganjuk, Puguh Harnoto s.STP, MM, Kepala SMPN 4 Nganjuk Minarti S.Pd., M.Pd., bersama para kepala sekolah dan guru penerima bantuan revitalisasi.

Kepala SMPN 4 Nganjuk, Minarti S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasi atas penunjukan sekolahnya sebagai lokasi peresmian.

Menurutnya, program revitalisasi membawa dampak besar terhadap peningkatan sarana belajar dan kenyamanan peserta didik dalam menjalani kegiatan pembelajaran.


“Dengan adanya revitalisasi ini, fasilitas sekolah menjadi lebih representatif. Ini tentu mendukung proses belajar mengajar dan memberi semangat baru bagi siswa maupun tenaga pendidik,” ujarnya.


Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menekankan revitalisasi satuan pendidikan merupakan program nasional untuk memastikan seluruh sekolah memiliki lingkungan belajar yang layak. Di Kabupaten Nganjuk, program itu menyasar 66 lembaga pendidikan lintas jenjang pada 2025.

“Program ini merupakan salah satu perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto. Insya Allah tahun ini jumlah sekolah yang direvitalisasi akan bertambah,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan Nganjuk Puguh Harnoto merinci, 66 lembaga penerima revitalisasi di Nganjuk terdiri atas 9 PAUD, 36 SD, 10 SMP, 4 SMA, 5 SMK, 1 SLB, dan 1 SKB.

Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menghapus sekolah dengan kondisi bangunan rusak.

“Revitalisasi ini merupakan bagian kebijakan Bapak Presiden agar semua sekolah tidak ada yang rusak,” jelasnya.

Selain pembangunan fisik, Abdul Mu’ti menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan melalui penguatan karakter siswa.

Menurutnya, tantangan dunia pendidikan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi.

Ia menilai menuju 100 tahun Indonesia merdeka, dunia pendidikan harus bergerak lebih cepat mengejar kualitas. Sebab, kemampuan akademik saja tidak cukup tanpa diimbangi pembentukan karakter dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Rif/Pas/2026
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System