Buka MPLS Sekolah Rakyat Nganjuk, Kang Marhaen: Pendidikan Jadi Jalan Putus Rantai Kemiskinan

Rabu 15 Juli 2026

NGANJUK, matakamera.net – Harapan baru terbuka bagi ratusan anak dari keluarga prasejahtera di Kabupaten Nganjuk. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk resmi memulai operasional Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2026/2027 melalui kegiatan Pra Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Cek Kesehatan Gratis (CKG), Selasa (14/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo KRT Sosrokoesoemo tersebut dibuka langsung Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi. Program Sekolah Rakyat digadang-gadang menjadi salah satu instrumen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam arahannya, Kang Marhaen menegaskan Sekolah Rakyat bukan sekadar program pendidikan gratis. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan menjadi jalan untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Sekolah Rakyat menerapkan sistem pendidikan formal berasrama selama 24 jam. Para siswa mendapatkan fasilitas pendidikan, kebutuhan hidup, layanan kesehatan hingga pendampingan selama mengikuti program tanpa dipungut biaya.

"Ini kesempatan emas. Lewat pendidikan berkualitas di sini, kalian punya kekuatan untuk mengubah nasib diri dan keluarga," pesan Kang Marhaen kepada para siswa baru.

Kang Marhaen berharap para peserta didik memanfaatkan kesempatan tersebut dengan sungguh-sungguh. Pendidikan yang diperoleh di Sekolah Rakyat diharapkan dapat membekali siswa dengan pengetahuan sekaligus keterampilan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Sementara itu, Plt Kepala Sekolah Rakyat Nganjuk Iqbal Tawakkal mengatakan, proses penerimaan siswa dilakukan dengan pendekatan berbeda dibanding sekolah pada umumnya. Tidak ada mekanisme pendaftaran reguler yang mengharuskan calon siswa datang dan mendaftar sendiri.

"Rekrutmen dilakukan dengan sistem jemput bola. Tim pendamping sosial turun langsung ke pelosok desa," ujarnya.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan program benar-benar menyasar anak-anak dari keluarga yang masuk kategori prasejahtera, terutama Desil 1 dan 2.

Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial PPPA Kabupaten Nganjuk Haris Jatmiko menyebut kegiatan CKG dan tes kebugaran menjadi bagian penting sebelum proses pembelajaran dimulai.

Pemeriksaan tersebut untuk mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan siswa, memastikan pemenuhan kebutuhan gizi, sekaligus meminimalkan potensi gangguan kesehatan selama mengikuti aktivitas pendidikan di sekolah.

Rif/Pas/2026
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Comments System