Sareh Wiyono Dimakamkan di Nganjuk, Sederet Pejabat dan Tokoh Hadir

Salah satu putra Almarhum Sareh Wiyono, Kompol Argo Wiyono, memimpin penghormatan terakhir di depan makam ayahanda, bersama sejumlah perwira dan bintara Polri (foto : Panji LS)

Kamis 25 Juni 2020
by Panji LS

matakamera, Nganjuk - Innalillahi Wainalillahi Rojiun. Seorang putra terbaik Kabupaten Nganjuk telah berpulang. Mantan Anggota DPR-RI, DR. H. Sareh Wiyono, SH, MH, meninggal dunia pada Rabu pagi 24 Juni 2020 di RSPAD Gatot Subroto Jakarta.

Jenazah Almarhum Sareh Wiyono dimakamkan di kampung halamannya, di Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Kamis pagi 25 Juni 2020. Sederet nama pejabat dan tokoh menghadiri pelepasan jenazah mantan anggota DPR RI, Dr. H Sareh Wiyono, ke peristirahatan terakhir di kompleks pemakaman keluarga desa setempat. Acara pelepasan jenazah dilakukan di rumah duka Jalan Mastrip.

Tokoh yang hadir antara lain mantan Bupati Nganjuk Soetrisno Rachmadi, mantan Bupati Trenggalek Slamet, mantan Sekda Nganjuk Sumarlan, Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk, Ketua Pengadilan Agama Nganjuk, perwakilan dari Mahkamah Agung (MA) RI, sejumlah mantan pejabat Pemkab Nganjuk. Sedangkan Pemkab Nganjuk diwakili Wakil Bupati, Marhaen Jumadi sekaligus memberikan sambutan.

Dalam sambutannya, Marhaen Jumadi mengatakan, almarhum Sareh Wiyono merupakan salah satu putra terbaik Kabupaten Nganjuk .

"Beliau berhasil meniti karier di dunia peradilan yang cemerlang dari seorang hakim di pengadilan negeri Nganjuk sampai menduduki Ketua Pengadilan Tinggi dan pejabat tinggi di MA. Setelah pensiun dari MA, juga berhasil meniti karier di dunia politik menjadi anggota DPR RI," ujar Marhaen Jumadi.

Sareh Wiyono dimakamkan di kompleks pemakaman keluarga di Desa Ngrami, Kec. Sukomoro, Kab. Nganjuk, yang juga merupakan kampung asal kelahirannya (foto : Panji LS)

Wabup juga menyebut, bahwa almarhum Sareh Wiyono, merupakan seorang sahabat, sebagai orang tua dan sebagai guru. Ia mengaku banyak mendapatkan ilmu dari almarhum .

'Yang saya kagum betul adalah, meski almarhum telah sukses di Jakarta, namun tetap mempunyai perhatian yang besar untuk tanah kelahirannya kabupaten Nganjuk. Selain itu yang saya tahu almarhum juga suka menolong orang lain dan suka bersedekah," tandas Wabup.

Untuk diketahui, mantan anggota DPR RI Dr.H. Sareh Wiyono wafat pada Rabu pagi, 24 Juni 2020, sekitar pukul 05.30 WIB, di RSPAD Gatot Subroto Jakarta, karena sakit pada usia 75 tahun.

Wakil Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi di rumah persemayaman, saat melepas jenazah Sareh Wiyono menuju kompleks pemakaman keluarga di Desa Ngrami, Kecamatan Sukomoro (ist)

Sareh Wiyono meninggalkan seorang istri, Hj Sunarni, dan empat orang anak.

Pengabdian terakhirnya pada tahun 2019, ketika menjabat sebagai Anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra, selama dua periode. Sebelumnya, Sareh menjabat sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Jawa Barat, hingga menjadi petinggi di Mahkamah Agung RI.
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname