NGANJUK, matakamera.net - Warga Desa Jetis, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, yang sebagian besar bekerja sebagai petani diliputi rasa syukur dan bahagia. Setelah bertahun-tahun menunggu aliran air yang stabil, kini mereka memiliki saluran irigasi baru.
Pembangunannya saat ini sedang dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk, melalui BBWS Brantas. Di mana, merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Prabowo Subianto Nomor 2 Tahun 2025, tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.
Bagi warga Desa Jetis, perhatian pemerintah pusat ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bentuk nyata keberpihakan terhadap kebutuhan dasar para petani desa. Mereka yang sepenuhnya menggantungkan hidup pada air, irigasi baru ini terasa seperti berkah besar.
Itu pula yang dirasakan Harianto (45), petani yang hampir setiap pagi meluangkan waktu menengok proses pembangunan.
“Alhamdulillah, akhirnya kami punya irigasi yang layak. Selama ini kalau kemarau datang, kami sering kesulitan air. Kadang panen gagal, kadang hasilnya turun. Sekarang ada Inpres dari Bapak Presiden Prabowo yang menghadirkan irigasi ini, kami sangat terbantu. Terima kasih untuk semuanya,” ujar Harianto, Jumat (28/11/2025).
Ia masih mengingat jelas betapa sulitnya mengatur giliran air di musim kering. Para petani sering berjaga sampai malam hanya untuk memastikan air tetap mengalir ke sawah mereka. Kehadiran irigasi baru ini memberi angin segar: peluang menanam dua hingga tiga kali setahun makin terbuka lebar.
Di sisi lain, Kepala Desa (Kades) Jetis, Jaswadi, menyebut pembangunan tersebut sebagai momentum penting bagi kemajuan pertanian desa. Ia menegaskan bahwa Dana Inpres dari Presiden Prabowo benar-benar membawa dampak langsung yang terasa oleh warga.
“Pemerintah pusat melalui Inpres Bapak Presiden Prabowo Subianto sangat membantu desa kami. PT PP dan BBWS Brantas juga bekerja dengan baik di lapangan. Irigasi ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi harapan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Jetis,” ujar Jaswadi.
Jaswadi optimistis, setelah irigasi rampung dan air mengalir lancar, hasil panen warga akan meningkat signifikan. Selain itu, kualitas tanaman diperkirakan lebih baik karena suplai air yang lebih terjamin sepanjang tahun.
Rif/Pas/2025
Pembangunannya saat ini sedang dikerjakan oleh PT PP (Persero) Tbk, melalui BBWS Brantas. Di mana, merupakan implementasi Instruksi Presiden (Inpres) Republik Indonesia Prabowo Subianto Nomor 2 Tahun 2025, tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan.
Bagi warga Desa Jetis, perhatian pemerintah pusat ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi bentuk nyata keberpihakan terhadap kebutuhan dasar para petani desa. Mereka yang sepenuhnya menggantungkan hidup pada air, irigasi baru ini terasa seperti berkah besar.
Itu pula yang dirasakan Harianto (45), petani yang hampir setiap pagi meluangkan waktu menengok proses pembangunan.
“Alhamdulillah, akhirnya kami punya irigasi yang layak. Selama ini kalau kemarau datang, kami sering kesulitan air. Kadang panen gagal, kadang hasilnya turun. Sekarang ada Inpres dari Bapak Presiden Prabowo yang menghadirkan irigasi ini, kami sangat terbantu. Terima kasih untuk semuanya,” ujar Harianto, Jumat (28/11/2025).
Ia masih mengingat jelas betapa sulitnya mengatur giliran air di musim kering. Para petani sering berjaga sampai malam hanya untuk memastikan air tetap mengalir ke sawah mereka. Kehadiran irigasi baru ini memberi angin segar: peluang menanam dua hingga tiga kali setahun makin terbuka lebar.
Di sisi lain, Kepala Desa (Kades) Jetis, Jaswadi, menyebut pembangunan tersebut sebagai momentum penting bagi kemajuan pertanian desa. Ia menegaskan bahwa Dana Inpres dari Presiden Prabowo benar-benar membawa dampak langsung yang terasa oleh warga.
“Pemerintah pusat melalui Inpres Bapak Presiden Prabowo Subianto sangat membantu desa kami. PT PP dan BBWS Brantas juga bekerja dengan baik di lapangan. Irigasi ini bukan hanya pembangunan fisik, tetapi harapan untuk meningkatkan kesejahteraan petani Jetis,” ujar Jaswadi.
Jaswadi optimistis, setelah irigasi rampung dan air mengalir lancar, hasil panen warga akan meningkat signifikan. Selain itu, kualitas tanaman diperkirakan lebih baik karena suplai air yang lebih terjamin sepanjang tahun.
Rif/Pas/2025

0 komentar:
Posting Komentar