Pandemi Covid-19, UMKM Harus Sehat Fisik dan Sehat Ekonomi

Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat saat meninjau lapak UMKM di Pasar Sore Desa Talang, Kecamatan Rejoso, Rabu 25 November 2020/panji/matakamera.net
Rabu 25 November 2020

matakamera, Nganjuk - Pandemi Covid-19 membawa dampak ke berbagai elemen masyarakat. Salah satunya kalangan pelaku usaha menengah, kecil dan mikro (UMKM).

Bahkan, mereka termasuk golongan yang paling terdampak karena melemahnya ekonomi. Kondisi tersebut juga terjadi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

Untuk itu, Pemkab Nganjuk selaku perpanjangan tangan dari Pemerintah Pusat melakukan peran serta aktif untuk melakukan upaya maksimal, agar UMKM Nganjuk bisa bertahan menghadapi pandemi.

Dari sisi kesehatan, Pemkab Nganjuk melalui Satgas Covid-19 terus memberi edukasi dan sosialisasi kepada pelaku UMKM, agar terbiasa menerapkan peribahan perilaku di era pandemi.

"Yakni dengan berdisiplin menerapkan protokol kesehatan di tempat usaha masing-masing. Mulai mengenakan masker, menyediakan tempat cuci tangan, hingga memastikan menjaga jarak" ujar Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidhayat, Rabu 25 November 2020.

Selain dari sisi kesehatan medis, pada kesempatan yang sama Bupati Novi menyebut pemerintah daerah juga telah melakukan pendataan, yang kemudian diusulkan ke pemerintah pusat agar mendapat bantuan modal baik itu BPUM maupun BSU.

Bupati Novi menyalurkan bantuan tersebut langsung kepada pelaku UMKM di Desa Talang, Kecamatan Rejoso, pada Rabu 25 November 2020.

Tak hanya memberikan bantuan, Bupati juga memberikan motivasi untuk para pelaku usaha agar tetap semangat.

"Dalam sektor ekonomi, Kabupaten Nganjuk harus segera pulih dan bangkit, ada langkah-langkah yang harus ditempuh, yang pertama adalah stimulus atau bantuan permodalan yang hari ini kita berikan, yang kedua adalah kita sebagai pelaku usaha harus terus meningkatkan kemampuan kita, mengikuti perubahan, sekarang era digital, maka mari kita belajar berbisnis dengan cara digital, karena siapapun yang mampu mengikuti perubahan jaman maka ia akan bertahan," ujar Novi.

Mendampingi Bupati Novi, Kepala Dinas Tenaga Kerja Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Nganjuk Agus Frihannedy dalam laporannya mengatakan, ada 8.655 pelaku usaha mikro yang memenuhi syarat diusulkan untuk menerima bantuan. Dan 11.237 usulan untuk penerima bantuan subsidi upah yang memenuhi syarat.

Dalam acara tersebut, Bupati Novi melaunching pemberian bantuan secara seremonial dengan membunyikan sirine dan pelepasan balon. Setelah itu Bupati menyerahkan bantuan secara simbolis kepada lima orang penerima manfaat BPUM, lima orang penerima manfaat Bantuan Subsidi Upah, serta lima orang penerima santunan BPJamsostek. Setelah acara simbolis penyerahan bantuan, Bupati Novi meninjau lapak dari pedagang Pasar Sore Desa Talang.

Reporter : Panji Lanang S
Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname