Jadi Andalan di Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN), Disporabudpar Kembangkan Slumbung Food Festival dan TRAL

Sekretaris Disporabudpar Nganjuk Isna Soviani saat menyampaikan sosialisasi pengelolaan Slumbung Food Festival (20/4/2022)
Jumat 22 April 2022

matakamera, Nganjuk - Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) Nganjuk mendukung penuh pembangunan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN) di jantung kota, dengan menyiapkan dua spot wisata andalan.

Masing-masing adalah Slumbung Food Festival (SFF) di Jalan Ahmad Yani dan Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL) di Jalan Raya Anjuk Ladang.

Untuk Slumbung Food Festival, Disporabudpar baru-baru ini menggelar sosialisasi pengelolaannya yang dihadiri oleh CV Gemilang Sejahtera selaku pengelola dan calon pedagang, pada Rabu (20/4/2022).

Slumbung Food Festival di Jalan Ahmad Yani Nganjuk terus dikembangkan untuk menyokong KEN

Dalam sosialisasi tersebut, Sekretaris Disporabudpar Isna Soviani mengatakan, bahwa kawasan Slumbung Food Festival terdiri dari Slumbung Barat dan Slumbung Timur. Di mana, merupakan salah satu program Pemkab Nganjuk dalam mendukung dan menjalankan Kawasan Ekonomi Nganjuk (KEN).


Menurut Isna, Disporabudpar Ngankuk akan memaksimalkan potensi dari Slumbung Food Festival agar tetap hidup dan beroperasi melalui Seksi Ekonomi Kreatif.

"Nanti kita bisa mengadakan beberapa kegiatan salah satunya live musik, dengan mewadahi teman-teman musisi," ujarnya.

Disporabudpar Nganjuk saat ini juga sedang meredesain TRAL agar semakin menarik kunjungan wisatawan

Selain itu, Disporabudpar Nganjuk juga menyiapkan kawasan Slumbung Food Festival sebagai venue untuk mewadahi kegiatan-kegiatan bidang ekonomi krearif (ekraf), yang meliputi 17 sub-sektor.


Wina Aulia selaku pengelola mengungkapkan untuk metode pembayaran dapat menggunakan cash, OVO, Shopee Pay maupun QRIS Bank Jatim. "Kami menggunakan one cashier, jadi lebih mudah dan terpusat pembayarannya," ujarnya.

Wina juga menambahkan bahwa pihaknya telah bekerjasama dengan Grab Food dan Shopee Food, sehingga para pedagang tidak perlu mendaftar secara mandiri. "Kami juga akan melakukan berbagai promosi, baik melalui waiters maupun media sosial," imbuhnya.

Isna berharap Slumbung Food Festival dapat berjalan dengan baik dan lancar. Targetnya, diupayakan dapat mulai beroperasi sebelum lebaran.

Sementara itu, selain Slumbung Food Festival, Disporabudpar juga melakukan redesain wahana wisata Taman Rekreasi Anjuk Ladang (TRAL), agar semakin menarik dan kekinian. Caranya dengan menggandeng investor atau pihak ketiga, serta akan dibangun oleh tim yang profesional di bidangnya.

Kepala Disporabudpar Nganjuk Gunawan Widagdo memberi gambaran, pengembangan TRAL salah satunya dengan mengadaptasi konsep spot wisata Batu Night Spectacular (BNS) yang ada di Kota Batu.

Menurut Gunawan, wisata malam hari di Nganjuk sangat berpeluang menyedot pengunjung. Karena selama ini belum ada tempat wisata yang buka malam hari. Jika NNS terealisasi ini merupakan inovasi yang luar biasa.

Selain itu, juga dengan mempercantik spot-spot yang sudah ada di dalam lokasi TRAL, seperti kolam renang, kebun binatang mini, taman bermain anak-anak hingga kompleks kuliner pendukungnya.

Gunawan berharap, dengan peremajaan TRAL bisa menarik lebih banyak wisatawan untuk berkunjung, baik dari dalam daerah maupun luar kota. Dengan begitu, akan semakin melengkapi dan menjadi andalan di Kawasan Ekonomi Nganjuk.

Rif/Nji
Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System