![]() |
| Kepala BNN Nganjuk AKBP Lilik Dewi Indarwati didampingi Kadishub Nganjuk saat menyapa pemudik yang mengikuti program Balik Gratis Lebaran 2026, Kamis (26/3/2026) |
Pemeriksaan urine dilakukan tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M) BNN Nganjuk, di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Nganjuk sebagai langkah antisipasi penyalahgunaan narkoba selama arus balik.
Sebanyak 11 orang yang terdiri dari sopir dan kru bus menjalani tes urine. Hasilnya, seluruh peserta dinyatakan negatif narkotika.
Kepala BNNK Nganjuk, AKBP Lilik Dewi Indarwati mengatakan, tes urine ini menjadi bagian penting untuk menjamin keselamatan penumpang. “Kami ingin memastikan seluruh pengemudi dan kru dalam kondisi sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. Ini bentuk komitmen kami dalam menjaga keamanan arus balik,” ujarnya.
Ia menambahkan, BNNK Nganjuk siap terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menekan potensi peredaran narkoba, khususnya pada momentum mobilitas tinggi seperti Lebaran.
"Sinergi ini penting agar masyarakat merasa aman dan nyaman selama perjalanan,” imbuhnya.
Usai pelaksanaan tes urine, BNNK bersama Pemkab Nganjuk langsung memberangkatkan rombongan peserta balik gratis dari depan Pendopo KRT Sosro Koesoemo. Sebanyak 300 pemudik diberangkatkan menggunakan enam armada bus.
Para peserta dibagi dalam dua tujuan, yakni Terminal Pulo Gadung, Jakarta, dan Terminal Bungurasih, Surabaya.
Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyampaikan, program balik gratis ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
“Kami ingin membantu meringankan beban warga sekaligus memastikan perjalanan mereka aman. Salah satunya dengan memastikan sopir dan kru bebas narkoba,” tegasnya.
Menurut Marhaen, keselamatan penumpang menjadi prioritas utama. Karena itu, sinergi antara Pemkab, Dishub, dan BNN menjadi langkah konkret dalam memberikan rasa aman bagi para pemudik yang kembali ke kota tujuan.
Rif/Pas/2026




0 komentar:
Posting Komentar