Kamis 11 Juni 2026NGANJUK, matakamera.net – Komitmen Pemerintah Kabupaten Nganjuk dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat terus diwujudkan melalui program perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menyerahkan bantuan sosial RTLH kepada dua warga di Kecamatan Sukomoro, Rabu (10/6/2026).
Didampingi sang istri, S. Wahyuni Marhaen Djumadi, yang juga Ketua TP PKK Kabupaten Nganjuk, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu menyerahkan bantuan masing-masing sebesar Rp 20 juta kepada Suwito, 61, warga Desa Putren, dan Sudarsi, 57, warga Desa Ngrami.
Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan dana Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan daerah.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung di rumah penerima manfaat. Program ini diharapkan mampu membantu warga memiliki hunian yang lebih aman, sehat, dan layak untuk ditempati.
Dalam kesempatan itu, Kang Marhaen menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam merealisasikan program RTLH. Mulai dari BAZNAS, perusahaan melalui dana CSR, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.
Menurutnya, sinergi berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta sektor swasta dinilai mampu menghadirkan solusi nyata bagi warga yang membutuhkan.
“Tujuan utama kita hanya satu, memastikan masyarakat bisa hidup lebih layak dan tidurnya bisa lebih nyenyak melalui rumah yang aman dan nyaman. Semangat gotong royong dari semua pihak di sini sangat luar biasa. Terus jaga kebersamaan ini, gaspol,” ujar Kang Marhaen.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran BAZNAS Kabupaten Nganjuk, Dinas PRKPP, Forkopimcam Sukomoro, serta unsur keamanan dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa setempat.
Kang Marhaen berharap program bantuan RTLH dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang merasakan manfaat dan memiliki tempat tinggal yang layak sebagai penunjang kehidupan yang lebih sejahtera.
Rif/Pas/2026

0 komentar:
Posting Komentar