Senin 27 Juli 2026NGANJUK, matakamera.net – Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono mengapresiasi penyelenggaraan Baong #4 Bhayangkara Adhyaksa Offroad 2026 yang digelar Kejaksaan Negeri Nganjuk bersama Forkopimda. Menurutnya, event tersebut bukan sekadar ajang otomotif, tetapi juga menjadi wadah memperkuat sinergi lintas instansi sekaligus mengenalkan potensi wisata Kabupaten Nganjuk kepada masyarakat luas.
Event dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 dan Hari Bhakti Adhyaksa ke-66 itu resmi dibuka di Monumen dr. Soetomo, Desa Ngepeh, Kecamatan Loceret, Sabtu (25/7/2026). Sebanyak 250 peserta dengan 174 kendaraan off-road ambil bagian dalam dua kategori, yakni Extreme dan Fun.
Tatit menilai kolaborasi Kejaksaan Negeri Nganjuk, Pemkab Nganjuk, Polres Nganjuk, TNI, komunitas otomotif, dan berbagai unsur Forkopimda menjadi contoh sinergi yang positif. Kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut karena mampu memberikan dampak bagi promosi daerah dan sektor pariwisata.
"Event seperti ini sangat positif karena tidak hanya mempererat kebersamaan antarinstansi, tetapi juga menjadi sarana mengenalkan potensi wisata Nganjuk kepada masyarakat, khususnya melalui jalur-jalur off-road yang dimiliki daerah ini," ujar Tatit, Senin (27/7/2026).
Hadir dalam pembukaan tersebut Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, Kepala Kejaksaan Negeri Nganjuk Dino Kriesmiardi, Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, Ketua Pengadilan Negeri Nganjuk Oki Basuki Rachmat, Sekretaris Daerah Nur Solekan, jajaran Kodim 0810/Nganjuk, Kejari Nganjuk, Polres Nganjuk, komunitas Ngajiro (Nganjuk Jeep Offroad), serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Marhaen Djumadi mengatakan kegiatan off-road tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi dan menguji adrenalin, tetapi juga mempererat silaturahmi serta membangun sinergi antarlembaga dan komunitas otomotif.
Selain itu, event tersebut diharapkan mampu memperkenalkan Kabupaten Nganjuk sebagai salah satu destinasi wisata otomotif yang menarik sehingga dapat mendorong peningkatan kunjungan wisatawan.
Sebelum peserta diberangkatkan, perwakilan komunitas Ngajiro mengingatkan seluruh peserta agar mengutamakan keselamatan, menjaga sportivitas, serta tetap berada di jalur yang telah ditentukan untuk menghindari kerusakan lingkungan.
Usai doa bersama, jajaran Forkopimda secara simbolis melepas peserta menjelajahi jalur ekstrem "Anjuk Ladang". Etape pertama dimulai dari Monumen dr. Soetomo menuju kawasan wisata Jolotundo Glamping Park di Desa Bajulan, Kecamatan Loceret, yang menjadi lokasi bermalam sebelum peserta melanjutkan etape kedua pada hari berikutnya.
Rif/Pas/2026
Home
Berita
DPRD Nganjuk
Regional
Ketua DPRD Nganjuk Apresiasi Bhayangkara Adhyaksa Offroad 2026, Jadi Ajang Promosi Wisata
- Blogger Comment
- Facebook Comment
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)

0 komentar:
Posting Komentar