25 Korban Masih Tertimbun Longsor, Kerahkan Paranormal hingga Anjing Pelacak

ponorogo
Lokasi terdampak longsor di Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Ponorogo, Jawa Timur, difoto dari udara menggunakan kamera drone. Lidah longsor sepanjang 1 kilometer dan ketebalan material mencapai 17 meter. (matakamera.net/foto : TRC)
Selasa 4 April 2017 | by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Ponorogo –  Sampai hari keempat, Selasa 4 April 2017, proses pencarian para korban tanah longsor Dusun Tangkil, Desa Banaran, Kecamatan Pulung, Kabupaten Ponorogo, belum membuahkan hasil signifikan.

Petugas Basarnas, TNI, Polri serta relawan gabungan lainnya masih terkendala hujan deras dan luasnya material longsor. Setidaknya, masih ada 25 korban jiwa yang kini masih terkubur. "Para keluarga korban masih bertahan di posko penampungan menunggu kabar sanak saudaranya yang dalam pencarian tim," ujar Soemani, Kepala BPBD Kabupaten Ponorogo.

Tidak hanya mengerahkan alat berat dan ribuan personil, proses pencarian jasad korban juga menggunakan cara spiritual, dengan bantuan paranormal atau dukun lokal asal desa setempat. "Ya mau tidak mau. Percaya tidak percaya. Itu bentuk kearifan lokal, ya dimanfaatkan saja," kata Kepala Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Tri Budiarto.


ponorogo
Selain melakukan evakuasi, para relawan juga membangun dapur umum di sekitar lokasi longsor Desa Banaran Ponorogo (matakamera/foto:ist)

Kapolres Ponorogo AKBP Suryo Sudarmadi menambahkan, proses evakuasi dibagi dalam sektor A, B, dan C, yang laksanakan oleh  tim SAR BPBD, Basarnas, Tagana, TNI, POLRI dan relawan lintas intansi lainnya dengan jumlah lebih dari 1.500 personil.

Pencarian dan proses evakuasi seluruhnya dibawah kendali Puskodal Ops Basarnas, namun di tiap sektor ada komandan pengendali masing- masing.“Termasuk relawan dan warga yang semua tetap dalam kendali Puskodal Ops Basarnas,” urai Kapolres.

AKBP Suryo melanjutkan, pada hari keempat evakuasi, Polri juga mendatangkan unit anjing pelacak K9 Polda Jatim dan Mabes Polri, dengan 8 personil dan 5 anjing pelacak, untuk mengendus titik area perkiraan korban, yang tertimbun material longsor sejak kejadian 1 April 2017 lalu.

Di lokasi saat ini sudah berdiri sekitar 16 Posko, antara lain Posko Pengungsi dan Evakuasi, Posko Kendali Operasi, Posko DVI dan Posko Pemulasaran Jenazah, yang tergabung dengan Posko DVI di Sektor A.(ab/2017)

Baca juga : Longsor Maut di Ponorogo, Puluhan Orang Terkubur

Lihat : Profil Redaksi MATAKAMERA.NET

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname