Jelang Ramadhan, Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Wage Nganjuk Naik

nganjuk
Tabel harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Wage Nganjuk, hasil sidak Anggota DPR-RI M.Suryo Alam pada Kamis 11 Mei 2017, atau dua pekan menjelang Ramadhan (matakamera.net)
Kamis 11 Mei 2017 |
by Panji Lanang Satriadin

matakamera, Nganjuk – Dua pekan menjelang Bulan Ramadhan, Kamis 11 Mei 2017, Anggota DPR-RI Moh. Suryo Alam melakukan sidak ke Pasar Wage Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Yakni, untuk memantau harga kebutuhan pokok yang biasanya mengalami kenaikan menjelang bulan puasa.

Benar saja, Legislator Dapil VIII Jawa Timur itu mendapati harga sejumlah kebutuhan pokok yang mulai merangkak naik.  

Antara lain, cabai besar yang dua pekan lalu masih Rp 35 ribu per kilogram, saat ini naik menjadi 40 ribu per kilogram. Lalu cabai rawit yang semula Rp 40 ribu per kilogram, kini menjadi Rp 50 ribu per kilogram.

Harga telur ayam juga naik dari Rp 18 ribu menjadi Rp 21 ribu per kilogram. Bawang putih yang semula Rp 30 ribu naik menjadi Rp 42 ribu per kilogram, serta daging ayam yang sebelumnya Rp 25 ribu menjadi Rp 30 ribu per kilogram.

Sementara itu, harga daging sapi masih stabil di angka Rp 100 ribu per kilogram, begitu juga bawang merah di harga Rp 25 ribu rupiah perkilogram. Adapun beras masih di kasaran Rp 8 ribu per kilogram, untuk kualitas sedang. “Sejak dua minggu ini Pak, rata-rata naik Rp 500 sampai Rp 1.000,” ujar Sati, salah satu pedagang ayam Pasar Wage Nganjuk.

Usai sidak Suryo Alam mengatakan, kenaikan sejumlah kebutuhan pokok dipicu meningkatnya permintaan pembeli, menjelang Bulan Puasa Ramadhan. “Pedagang mengaku kenaikan harga sudah biasa terjadi. Untuk pasokan kebutuhan pokok sejauh ini masih aman sampai Idul Fitri nanti,” ujar politisi berlatar belakang pengusaha dan akuntan ini.

Lebih lanjut Suryo mengungkapkan, salah satu bahan pokok bawang putih hingga kini belum ada regulasi harga yang jelas. sehingga berpotensi dimainkan ditingkat distributor dan tengkulak. “Kami mendesak pemerintah segera menetapkan regulasi yang jelas, agar masyarakat tidak menjadi korban,” pungkasnya.

Untuk antisipasi jika harga sembako terus melonjak menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, pemerintah berencana menggelar operasi pasar, agar masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga terjangkau.(ab/hs/2017) 

Share on Google Plus

About Matakamera

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System

Disqus Shortname