Dukung Pengembangan Pariwisata Nganjuk, Suryo Alam : Desa Betet Sekarang Pengunjungnya Sudah 3 Ribu Orang

Anggota DPR-RI Mohammad Suryo Alam menyapa peserta FGD di Aula Hotel Nirwana Nganjuk, Jumat 15 Maret 2019 (ist)

Sabtu 16 Maret 2019
by Panji Lanang S


matakamera, Nganjuk - Selain concern di dunia pendidikan, Anggota Komisi X DPR-RI Mohammad Suryo Alam juga sangat peduli dengan perkembangan sektor pariwisata di daerah konstituennya, Kabupaten Nganjuk.

Berbagai upaya pun dilakukan oleh politisi Senayan dari Dapil VIII Jawa Timur ini sejak tahun lalu. Beberapa kali Suryo mengadakan pelatihan dan bimbingan teknis kepariwisataan di Nganjuk, dengan mendatangkan tim dari Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Kali ini, Suryo Alam mengajak para penggiat wisata Nganjuk, serta jajaran Dinas Pariwisata, Pemuda, Olahraga dan Budaya (Disparporabud) Kabupaten Nganjuk, untuk mengikuti Focus Group Discussion (FGD) Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan, di Aula Hotel Nirwana, Jumat 15 Maret 2019.

Di sela FGD, Suryo Alam menyampaikan, ada tujuan khusus mengapa dia sering menggandeng dan mendatangkan tim Kemenpar RI ke Kabupaten Nganjuk.

Suryo berharap, Bupati dan Wakil Bupati Nganjuk yang baru, Novi Rahman Hidayat dan Marhaen Djumadi, bisa menjadikan sektor pariwisata sebagai program prioritas mereka.

"Dan kami juga berharap, raperda (pariwisata) yang sedang disusun segera jadi, agar DAK (dana alokasi khusus) dari pusat untuk pengembangan pariwisata di Nganjuk bisa segera turun," ujar Suryo.

Suryo Alam berfoto bersama para peserta FGD usai acara (ist)

Menurut politisi Partai Golkar ini, ada banyak manfaat sektor wisata di Nganjuk. Terutama untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarkatnya sampai ke lapisan terbawah.

“PAD Nganjuk juga akan meningkat dengan berkembangnya sektor pariwisata,” terang legislator daerah pemilihan Kabupaten Nganjuk, Kabupaten-Kota Mojokerto, Kabupaten Jombang, dan Kabupaten-Kota Madiun tersebut.

Melalui kegiatan FGD dan pelatihan semacam ini, lanjut Suryo, dia berharap akan membantu upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan pariwisata. Karena menurutnya, upaya ini tidak bisa dilalukan pemerintah sendirian, tetapi juga harus melibatkan kelompok masyarakat, hingga para investor.

"Masyarakat bahkan sudah memulai. Contohnya Desa Wisata Betet (Kecamatan Ngronggot), yang pada hari Minggu pengunjungnya bisa sampai 3 ribu orang. Ini luar biasa. Satu tahun lau belum ada yang seperti ini. Ini potensi yang harus didukung penuh oleh pemerintah," ujar Suryo.

Untuk diketahui, Desa Betet kini memang sedang mengembangkan wahana wisata tani. Pengunjung yang datang ke desa ini bisa menikmati wahana sepeda air yang dimodifikasi, menyusuri sungai dengan perahu boot, menikmat keindahan dari atas rumah pohon, hingga menikmati keindahan taman bunga yang berada di sepanjang bibir sungai.


Sementara itu, Kepala Disparporabud Nganjuk Drs. Supiyanto, yang juga tampil sebagai pemateri menjelaskan, saat ini setidaknya ada tiga komponen wisata di Kabupaten Nganjuk yang paling potensial untuk berkembang.

Antara lain, wisata alam Gunung Wilis di kawasan selatan, lalu pengembangan konsep desa wisata, serta potensi wisata baru dari proyek nasional Bendungan Semantok yang ada di Desa Sambikerep, Kecamatan Rejoso.

(ds/ab/ads/2019)

Share on Google Plus

About matakamera.net

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Post a Comment

Comments System